Pertajam Program Kerja Hasil Munas, Hari Ini Sapuhi Gelar Rakor di Bogor

0
362
Jajaran Pengurus Sapuhi saat dilantik pada 6 Juli 2018 lalu di Jakarta. (foto:hun)
Jajaran Pengurus Sapuhi saat dilantik pada 6 Juli 2018 lalu di Jakarta. (foto:hun)
Jajaran Pengurus Sapuhi saat dilantik pada 6 Juli 2018 lalu di Jakarta. (foto:hun)

HAJIUMRAHNEWS-Hari ini, Sabtu (21/7) Syarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapuhi) menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) di Hotel Aston Bogor, Jawa Barat. Rakor I ini akan diikuti seluruh jajaran Dewan Pembina, Dewan Pengawas dan Dewan Pengurus untuk mempertajam hasil keputusan pada Musyawarah Nasional (Munas) I Sapuhi beberapa waktu lalu.

“Kami hari ini mengadakan pertemuan seluruh jajaran dewan pengurus, pengawas dan pembina untuk mempertajam program kerja yang telah diputuskan di Munas kemarin,” kata Ketua Umum Sapuhi, Syam Resfiadi kepada hajiumrahnews.com melalui sambungan telepon selulernya pada Jumat, (21/7).

Di rakor hari ini, lanjut Syam, Dewan Pengurus Sapuhi selain akan mendengarkan laporan, juga untuk saling memberikan saran dan masukan serta arahan dari Dewan Pembina maupun Dewan Pengawas. “Sehingga, kita sebagai pengurus tentunya akan lebih enak dan fokus serta terarah dalam menjalankan program kerja,” ujarnya.

Tidak hanya itu, dalam rakor ini juga masing-masing bidang akan kembali membahas secara detil tentang pelaksanaan dan teknis program kerja yang bakal dijalankan selama setahun ke depan. Perlu diketahui, kata Syam, kepengurusan Sapuhi yang dibentuk disesuaikan dengan kebutuhan.

“Hanya ada empat bidang yakni bidang dalam negeri, bidang luar negeri, bidang usaha dan koperasi, terakhir bidang kesekrertariatan, organisasi, SDM dan IT. Jadi kita tidak banyak pengurusnya,” kata Syam.

Syam menambahkan, salah satu yang mengemuka dalam rakor nanti adalah pembahasan rencana pendirian koperasi dan unit usaha Sapuhi. Sebab, ada sebagian yang tidak bisa melakukan direct agreement dengan provider atau supplier seperti airlines tidak bisa kontrak dengan koperasi.

“Karena, koperasi tidak mengantongi member IATA, koperasi kita juga tidak bisa menjadi tour operator umrah haji, karena tak ada ijin, maka koperasi kita akan melakukan kontrak thirth party agreement dengan anggota Sapuhi yang capable best price, best service top deal,” ujarnya. (hai)