ASITA dan HPI Gelar Pertemuan dengan Museum Bank Indonesia

0
136
Para insan pariwisata foto bersama usai pertemuan di Museum Bank Indonesia Jakarta, Kamis (19/7)
Para insan pariwisata foto bersama usai pertemuan di Museum Bank Indonesia Jakarta, Kamis (19/7)

HAJIUMRAHNEWS – Dalam rangka meningkatkan minat dan ketertarikan masyarakat terhadap permuseuman, Museum Bank Indonesia menggelar pertemuan dengan Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA) dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI). Pertemuan yang digelar di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (19/7) itu selain masih dalam momen halal bi halal untuk mempererat juga saling bertukar informasi antar stakeholder di sektor pariwisata.

“Pertemuan ini sangat bagus dan dapat mempererat silaturahim serta nantinya bisa diagendakan secara berkala, sehingga dapat saling memberikan masukan untuk meningkatkan minat dan ketertarikan masyarakat terhadap museum,” kata Pimpinan Museum Bank Indonesia, Yiyok T Herlambang dalam sambutannya.

Menurut Herlambang, tingkat ketertarikan dan kesenangan masyarakat baik domestik maupun mancanegara terhadap museum yang pada akhirnya dapat memberikan alternatif tempat pariwisata yang bisa dikunjungi di Indonesia. “Kita perlu dukungan yang kuat untuk mendongkrak minat masyarakat terhadap museum,” kata Herlambang yang juga tercatat sebagai Ketua Asosiasi Museum DKI Jakarta ini.

Dalam pertemuan itu juga digelar story telling dan interprestasi yang baik dan benar mendukung suksesnya program tour. “Menghidupkan benda mati dengan cerita  yang menarik terutama di museum juga harus di lakukan bagi Tourist Guide,” kata Ketua Dewan Kode Etik DPD HPI Jakarta, Bambang JS saat memberikan sambutan.

Sementara, Wakil Bidang Komunitas dan Masyarakat Lokal LWG DMO (Local Working Group Destination Management Organisation), Deden Siswedi Sinaga menegaskan sebenarnya pertemuan ini sangat bagus dan perlu dukungan dari semua pihak demi terwujudnya destinasi wisata yang lebih baik. Sebagai salah satu contoh, saat ini ASITA dan HPI terus mengupayakan langkah-langkah untuk menciptakan Kawasan Kota Tua Jakarta menjadi kawasan wisata unggulan bahkan menjadi World Heritage.

Di akhir pertemuan, salah satu peserta dari DPD HPI DKI Jakarta, Arsiya Heni Puspita mengusulkan agar apa yang dilakukan oleh ASITA, Museum Bank Indonesia dan HPI serta elemen masyarakat pecinta wisata lainnya mustinya mendapatkan dukungan dari para stakeholder.

“Kita harus terus mengupayakan adanya dukungan para stakeholder pariwisata,” kata Heny yang lebih dikenal dengan nama Heny Dragon Lady atau HDL ini. (hai)

LEAVE A REPLY