Baznas Dapuk UAS Jadi Duta Zakat Indonesia

0
96
Wakil Ketua Baznas, Zainulbahar Noor, didampingi Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas, Mohd. Nasir Tajang, foto bersama dengan Ustadz Abdul Somad (UAS) usai pengukuhannya sebagai Duta Zakat Indonesia di Masjid Baitussalam The Green, BSD City, Tangerang Selatan, Rabu (11/7). (foto: Ist/Baznas)
Wakil Ketua Baznas, Zainulbahar Noor, didampingi Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas, Mohd. Nasir Tajang, foto bersama dengan Ustadz Abdul Somad (UAS) usai pengukuhannya sebagai Duta Zakat Indonesia di Masjid Baitussalam The Green, BSD City, Tangerang Selatan, Rabu (11/7). (foto: Ist/Baznas)

HAJIUMRAHNEWS – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mendapuk Ustaz Abdul Somad atau yang lebih dikenal dengan UAS, sebagai Duta Zakat Indonesia. Pengukuhan itu berlangsung pada acara tabligh akbar dan pemberian santunan Baznas untuk 10 pesantren tahfiz dan yayasan yatim dan dhuafa yang digelar di Masjid Baitussalam, BSD City, Tangerang Selatan, Rabu, (11/7).

Seremonial pengukuhan UAS sebagai Duta Zakat Indonesia ditandai dengan memasangkan kain selempang oleh Wakil Ketua Baznas Zainulbahar Noor kepada ustadz jebolan Universitas Al-Azhar Mesir itu. “Alhamdulillah, Ustaz Abdul Somad bersedia menjadi Duta Zakat Indonesia. Semoga nama besar dan karisma beliau semakin menggelorakan spirit Kebangkitan Zakat di negeri ini,” ujar Zainul dalam sambutannya.

Turut hadir dalam pengukuhan itu Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas, Mohd. Nasir Tajang; Ketua Yayasan Masjid Baitussalam, H. Mohamad Suryo Alam, serta pengusaha dan tokoh masyarakat setempat, H. Ghozali dan H. Budi Sudarmono.

Zainul mengatakan, dai kondang yang menjadi aset bangsa itu dinilai memiliki magnet yang sangat besar dalam dunia dakwah. “Kami berharap dengan menjadi Duta Zakat Indonesia yang mengajak masyarakat Indonesia menyalurkan zakat melalui lembaga resmi akan semakin mengoptimalkan gerakan zakat dan membumikan moto ‘kuat karena zakat’. Sehingga zakat dapat menjadi lifestyle di masyarakat,” ujar mantan Dubes RI untuk Yordania ini.

Sementara UAS usai menandatangani perjanjian kerja sama dengan Baznas mengajak kepada masyarakat untuk berzakat ke Baznas. “Jangan sampai kita makan harta haram karena di dalamnya ada hak fakir miskin dan asnaf lainnya,” ujar UAS sebelum naik mimbar menyampaikan tabligh akbar yang mengangkat tema “Menjalani Kehidupan Mengikuti Sunah” di hadapan ribuan jamaah.

Dalam dunia perzakatan, UAS sendiri, sebelumnya pernah menjadi anggota Baznas Provinsi Riau (2009-2014); anggota MUI Provinsi Riau (2009-2014); dan Sekretaris Lembaga Bahtsul Masa’il Nahdlatul Ulama Provinsi Riau (2009-2014).

Selain UAS, Baznas juga pernah mengangkat pendiri ESQ, Ary Ginanjar dan mantan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Anggito Abimanyu sebagai Duta Baznas. Tidak hanya itu, Baznas juga mengusung selebritas yang telah hijrah dan berhijab, Peggy Melati Sukma sebagai Duta Baznas untuk SDGs, program pembangunan berkelanjutan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Santunan Yatim-Dhuafa

Dalam kesempatan yang sama, Baznas melalui Yayasan Masjid Baitussalam menyalurkan santunan untuk 10 pesantren tahfiz dan yayasan yatim dan dhuafa. “Semoga bantuan Baznas bisa mendorong institusi-institusi filantropi Islam tersebut semakin optimal memberdayakan kaum dhuafa dengan semangat ‘kuat karena zakat’,” ujar Zainul yang merupakan salah satu pendiri dan dirut pertama Bank Muamalat.

Bantuan Rp 100 juta untuk masing-masing lembaga Rp 10 juta itu diserahkan kepada Yayasan Baitussalam, Yayasan Al-Madani, Yayasan Bayt Qurani, Yayasan Pena Al-Karim, Yayasan Bilal bin Rabah, Pesantren Tunanetra Raudhatul Maklufin, Pesantren Baitul Hilmi, Yayasan Majima’un Nuroin, Yayasan MT Al-Khansa, dan Yayasan An-Nurohman.

Pada 2016 lalu, Yayasan Masjid Baitusssalam bekerja sama dengan Forum Masjid Mushala BSD (FMMB) untuk menyantuni sekitar 2.500 anak yatim se-Tangerang Selatan. Ada pun pada 2017, santunan atas nama Yayasan Masjid Baitussalam menyasar sebanyak 500 anak yatim. Didukung Baznas yang juga menyantuni 500 anak yatim, sehingga total santunan mencapai 1.000 anak yatim.

Di luar kegiatan-kegiatan Ramadhan, Baznas dan Yayasan Masjid Baitussalam merealisasikan program penggemukkan sapi potong. Kolaborasi untuk memberdayakan mustahik peternak senilai Rp 1,37 miliar ini, ditujukan untuk produk yang akan dipasarkan pada Idul Adha. Hasil dan keuntungannya digunakan untuk mengentaskan kemiskinan dan mengangkat perekonomian kaum dhuafa. (hai)

LEAVE A REPLY