LAB yang Proaktif dan UPZ Baznas Mabes TNI Sumbang Ambulans

0
66
Kepala Bagian Layanan UPZ BAZNAS, Mohan, menerima secara simbolis dari Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) VIII Manado, Laksamana Pertama TNI Ahmadi Heri Purwono.
Kepala Bagian Layanan UPZ BAZNAS, Mohan, menerima secara simbolis dari Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) VIII Manado, Laksamana Pertama TNI Ahmadi Heri Purwono.

HAJIUMRAHNEWS – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui Layanan Aktif Baznas atau biasa disingkat LAB, semakin mengoptimalkan bantuan untuk para mustahik. Secara proaktif, LAB mendatangi titik-titik strategis lokasi asnaf terutama fakir dan miskin dari kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) hingga berbagai daerah di sejumlah provinsi.

“Kami memiliki tim yang bergerak proaktif mencari dan mendatangi para mustahik yang membutuhkan bantuan. Ini meniru pola yang dilakukan sahabat Nabi Muhammad SAW, Umar bin Khattab,” ujar Kepala Divisi Pendistribusian Baznas, Ahmad Fikri dalam keterangan tertulis di Jakarta yang diterima hajiumrahnews.com, pada Selasa (10/7).

Fikri mencontohkan beberapa hal konkret yang dilakukan LAB, diantaranya, merenovasi rumah warga  korban kebakaran di Kelurahan Kayu Manis, Matraman, Jakarta Timur. Selain itu, LAB juga memberikan bantuan biaya rumah sakit untuk Aditya Kusuma Wardana (33 tahun).

Menurut dia, sang istri Aditya, Atikah (30 tahun) melahirkan bayi prematur secara sectio saecarea karena posisi terbalik (sungsang) di sebuah RS di Jakarta, pada Kamis (5/7). Rupanya, bayi yang diberi nama Revalina itu tertahan di rumah sakit karena ayahnya tak mampu membayar biaya medis.

Aditya yang sehari-hari tinggal di Masjid Nurul Amanah sekitar Terminal Kampung Rambutan hanyalah pedagang kopi seduh yang berpendapatan Rp 400 ribu per bulannya.Disamping itu, ia pun tak bisa mengontrak rumah dan memenuhi biaya hidup keluarga. Di sinilah tim LAB terjun membantu untuk melunasi seluruh biaya RS bayi Revalina.

Fikri menambahkan, ada juga bantuan permohonan bantuan renovasi rumah mustahik bernama Warsid (48 tahun) yang tinggal di Kota Indramayu, Jawa Barat. Ia adalah nelayan berpenghasilan rata-rata Rp 600 ribu per bulan, yang harus menghidupi seorang istri dan 4 anak.

“Kondisi rumah Warsid sangat memprihatinkan. Yakni, berdinding bilik bambu yang sudah rapuh, dengan lantai tanah. Jika musim hujan tiba dan saat air laut pasang air masuk ke dalam rumah. Sabtu, 7 Juli 2018, tim LAB menyambangi kediaman Pak Warsid menyampaikan amanah dari Baznas untuk membantu merenovasi rumahnya,” kata Fikri seraya menyebutkan masih banyak contoh-contoh lain yang dilakukan LAB untuk mustahik.

UPZ Baznas Mabes TNI

Sementara itu, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Mabes TNI, membantu program pelayanan kesehatan di Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah, dengan menyumbangkan sebuah ambulans.

“Kabupaten Tolitoli sering dilanda bencana alam seperti banjir karena banyak aliran sungai, sehingga sewaktu-waktu membutuhkan pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itulah kami menyumbangkan ambulans,” ujar Kepala Pusat Pembinaan Mental (Kapusbintal) Mabes TNI, Laksamada Pertama Budi Siswanto, dalam acara penyerahan ambulans di Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) VIII Manado, Sulawesi Utara, Selasa (10/7).

Ambulans diterima secara simbolis oleh Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Tolitoli, Letkol Laut (P) Pilipus S. Suharto, M.Tr. Hanla. Turut menyaksikan dalam penyerahan ambulans itu Kepala Bagian Layanan UPZ Baznas, Mohan, Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) VIII Manado, Laksamana Pertama TNI Ahmadi Heri Purwono.

“Program ini terlaksana berkat dukungan pengelolaan zakat yang dihimpun oleh prajurit di Mabes TNI melalui Baznas. Besar harapan kami agar program bantuan untuk masyarakat yang membutuhkan semakin gencar dilaksanakan melalui TNI. Tentu dengan pengelolaan zakat yang optimal di lingkungan Mabes TNI dan tiga matra (Angkatan Darat, Laut, dan Udara),” kata Budi Siswanto.

Kabag Layanan UPZ Baznas, Mohan, menambahkan, saat ini pengelolaan zakat makin berderap meski baru eksis di lingkungan Mabes TNI. Tetapi, tutur dia, program penyaluran dana zakat sudah dilakukan oleh tiga angkatan di daerah-daerah.

“Mudah-mudahan pengelolaan zakat di tiga angkatan dapat terkordinasi dengan baik melalui Mabes TNI,” ucap Mohan. (hai)

LEAVE A REPLY