Inilah 6 Alasan Kenapa Pilih Patuna Travel

0
133
Jamaah Umrah Big Group Patuna Travel. (foto:patuna)
Jamaah Umrah Big Group Patuna Travel. (foto:patuna)

HAJIUMRAHNEWS –Nama biro travel yang satu ini memang begitu terkenal. Bahkan tercatat sebagai satu-satunya, biro perjalanan haji dan umrah yang membuka cabang di bumi Cendrawasih, Papua yang ada di ujung timur Indonesia. Nyaris setiap bulannya, biro travel yang memilik corporate color ungu ini memberangkatkan jamaahnya ke Tanah Suci.

Ya, Patuna Tours & Travel namanya, biro travel di bawah naungan PT Patuna Mekar Jaya ini tercatat sebagai biro perjalanan haji dan umrah tertua yang masih eksis di tengah persaingan bisnis penyelenggaraan ibadah haji, umrah dan wisata muslim yang kian ketat. Malah, dari tahun ke tahun, Patuna mampu meningkatkan secara kuantitas jamaah yang dilayaninya.

Menurut Direktur Utama PT Patuna Mekar Jaya, Syam Resfiadi, setidaknya ada 6 (enam) alasan para jamaah menjatuhkan pilihannya kepada biro travel Patuna. Diantaranya, pertama Patuna adalah Sahabat Anda Beribadah. “Jadi percayakan kepada kami semua pengurusan keberangkatan anda, kami akan membantu anda mendapatkan ketenangan dalam beribadah,” ujarnya.

Berikutnya yang kedua, kata Syam, adalah adanya kepercayaan dan kenyamanan. “Kami memberikan pelayanan dari awal hingga akhir ibadah anda, seluruh bagasi dan hal lain di luar ibadah, akan kami urus,” katanya promosi.

Kemudian ketiga, Patuna juga memberikan kepastian keberangkatan. “Jadwal keberangakatan paket-paket kami sudah dipersiapkan dalam satu tahun sebelumnya,” kata Syam yang merupakan generasi kedua pemilik Patuna ini.

Yang tidak kalah menariknya, lanjut Syam yang keempat adalah karena Patuna memberikan akomodasi yang nyaman. “Lokasi hotel yang dekat dengan tempat beribadah, memudahkan anda beribadah langsung di tempat suci ibadah,” paparnya.

Selain itu, kata Syam yang kelima, Patuna juga menerjunkan Tour Leader (TL) yang berpengalaman. “Selama lebih dari 32 tahun melayani, kami selalu memberikan kenyamanan dan kekhusyuan beribadah di bawah bimbingan tour leader yang memiliki kapabilitas dan berpengalaman,” katanya Syam yang juga tercatat sebagai Ketua Umum Serikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapuhi) ini.

Menariknya lagi, yang ke enam, Patuna memberikan banyak pilihan kepada masyarakat yang hendak menunaikan ibadah haji dengan harga yang bersaing. “Kami mempunyai tipe paket yang dapat anda pilih sesuai dengan kebutuhan anda,” ujar Syam kembali berpromosi.

patuna travel (4)Sebagai catatan, PT Patuna Mekar Jaya yang mengibarkan bendera Patuna Tour & Travel merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa ticketing, tour, pengurusan dokumen perjalanan ( paspor dan visa ) serta perjalanan haji khusus dan umrah yang berdiri sejak tahun 1972.

Menurut Syam, awalnya menggunakan nama Pan Travel yang merupakan bagian dari usaha PT Panatraco. Karena waktu itu belum ada pelayanan Haji Plus, atas usaha Direktur Pan Travel, Amirsyah Thabrani memutuskan untuk mengembangkan usahanya dengan melayani jamaah haji regular yang ingin kembali ke Tanah Air lebih cepat.

Dalam perjalanannya, lanjut Syam, terjadi perubahan setelah bergabungnya dua perusahaan travel untuk memperkuat usaha di bidang jasa tersebut yakni Tunas Travel dan Natrabu Travel. Hasil penggabungan tiga perusahaan biro travel itu akhirnya disepakati menggunakan nama Patuna yang diambil dari Pa (Pan Travel) Tu (Tunas Travel) dan Na (Natrabu Travel ).

“Pan Travel di bawah pimpinan Amirsyah Thabrani ditunjuk menjadi kordinator hingga isnis jasa haji ini berjalan dari tahun ke tahun dengan baik,” tutur Syam yang merupakan putra dari Amirsyah.

Selanjutnya Syam memaparkan, pelayanan haji yang dilakukan oleh Patuna berjalan dengan lancar dan dianggap sangat membantu jamaah haji. Akhirnya, atas dasar tersebut tahun 1984 pemerintah melalui Kementerian Agama (dahulu Departemen Agama) membuat kebijakan baru yaitu pemberian pelayanan khusus (Haji Plus) kepada jamaah haji yang ingin menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci yang dikelola oleh swasta.

“Dan semua travel agent waktu itu diperbolehkan membuat pelayanan Haji Plus tersebut,” katanya.

Nah, karena kebijakan ini berlaku untuk semua travel agent maka masing-masing pemilik dari perusahaan yang tergabung dalam Patuna berinisiatif untuk membuat pelayanan sendiri-sendiri, sehingga akhirnya Patuna dibubarkan. Namun, salah seorang pemilik Patuna, yakni Amirsyah Thabrani berencana membuat travel baru dengan nama baru, akan tetapi beberapa orang pejabat di Kemenag menyarankan agar nama travel itu tetap Patuna lantaran saat itu sudah dikenal masyarakat.

“Akhirnya saran itu disetujui oleh Amirsyah Thabrani dan akhirnya di resmikanlah sebuah perusahaan baru sebagai pemekaran dari tiga travel terdahulu dengan nama PT Patuna Mekar Jaya yang bergerak dalam pelayanan umrah dan haji Plus yang sekarang disebut haji khusus,” ujar Syam. (adv./hai)

LEAVE A REPLY