Ada 256 Calon Jamaah Haji Gagal Berangkat Karena Kesehatan

0
33

eb3850d0-ec99-4fc8-ba10-c56bef0de969_169

Hajiumrahnews – Salah satu syarat bisa menunaikan ibadah haji adalah kesehatan. Artinya, orang yang tidak punya kesehatan yang prima dimungkinkan bisa gagal berangkat. Tahun ini, ternyata banyak jamaah yang gagal berangkat karena alasan ini.

Menurut Kementerian Kesehatan, ada 256 calon jamaah haji asal Indonesia yang gagal berangkat tahun ini. “Penyebabnya adalah mereka tidak diizinkan menunaikan rukun Islam kelima itu karena kondisi kesehatannya tidak layak,” ujarnya.

Mereka tidak lolos kesehatan, kata Kementerian Kesehatan, saat di-screening di tingkat Kabupaten/Kota. “Sejak pemeriksaan awal ketika mereka mulai mendaftar kami kan sudah lakukan serangkaian tes,” kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Eka Jusuf Singka, di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Jumat (6/7).

Eka menjelaskan bahwa 256 orang jamaah yang gagal berangkat ini karena terdeteksi mengidap penyakit yang membuat mereka dianggap tidak mampu menjalankan ibadah haji. “Jadi penyakit-penyakit seperti Demensia, hilang ingatan, kanker stadium empat yang tidak bisa disembuhkan, yang macam-macam itu,” kata Eka.

Sementara itu untuk calon jamaah haji yang mengidap penyakit menular seperti bronkhitis, menurut Eka masih bisa berangkat setelah melalui serangkaian pengobatan. “Kalau itu kan masuknya tidak memenuhi syarat sementara, jadi selama ditemukan ada penyakit menular saat kita cek itu, kemudian kita obati insentif. Nanti tiga bulan kemudian dicek, sembuh, kami izinkan berangkat,” kata dia.

Adapun untuk calon jemaah yang dinyatakan tidak bisa berangkat karena gangguan medis akut, maka pihak Kemenkes akan merekomendasikan keberangkatan itu diserahkan kepada walinya. “Kami tetap memberikan rekomendasi berangkat untuk dialihkan ke walinya. Ini kan kami tidak ada niat melarang orang untuk beribadah,” katanya. (Eep)

 

LEAVE A REPLY