Kartini Sapuhi Gelar Peduli dengan Berbagi di Rumah Piatu Muslimin

0
75
Para Kartini Sapuhi (Sarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia) foto bersama dengan anak yatim usai pemberian santunan di Rumah Piatu Muslimin, Jakarta Kamis (5/7) (foto:anti)
Para Kartini Sapuhi (Sarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia) foto bersama dengan anak yatim usai pemberian santunan di Rumah Piatu Muslimin, Jakarta Kamis (5/7) (foto:anti)

HAJIUMRAHNEWS – Kartini Sapuhi (Sarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia) menyelenggarakan aksi sosial bertajuk Peduli dengan Berbagi di Rumah Piatu Muslimin, Jakarta, Kamis (5/7). Kegiatan sosial ini sebagai bagian dari rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) I Sapuhi yang digelar pada 5-6 Juli 2018 di Hotel Holiday Inn Kemayoran, Jakarta.

Demikian disampaikan juru bicara Kartini Sapuhi, Handayani Patrianti kepada hajiumrahnews.com, Kamis (5/7) di sela kegiatan sosial yang melibatkan para businesswomen di industri penyelenggaraan haji dan umrah yang tergabung dalam Sapuhi.

Dalam aksi sosial Kartini Sapuhi, kata perempuan yang bisa disapa Anti ini, pihaknya memberikan santunan berupa satu paket tas dan perlatan sekolah serta uang tunai yang diberikan kepada 65 anak yatim binaan Rumah Piatu Muslimin. Selain itu, santunan serupa juga diberikan kepada 39 anak Tuna Daksa yang berada Bogor. “Karena lokasi yang berbeda, santunan untuk Tuna Daksa kita sampaikan melalui perwakilan kita di Bogor, sementara hari ini kita hanya menyambangi Rumah Piatu Muslimin saja,” kata Anti.

Menurutnya, dana aksi sosial yang disalurkan oleh Kartini Sapuhi berasal dari dana kebajikan yang diperoleh dari organisasi dan hasil penggalangan para donatur yang tergabung dalam Sapuhi, khususnya kaum ibu-ibu. “Kita kaum ibu-ibu di Sapuhi membentuk Kartini Sapuhi sebagai wadah, komunitas untuk menampung dan mengaspirasikan serta memaksimalkan suara ibu-ibu yang ada di Sapuhi,” ujarnya.

Kartini Sapuhi saat memberikan santunan secara simbolis kepada pengurus Rumah Piatu Muslimin.
Kartini Sapuhi saat memberikan santunan secara simbolis kepada pengurus Rumah Piatu Muslimin.

Anti menambahkan, rupanya Rumah Piatu Muslimin ini memiliki keunikan dan kelebihan tersendiri dalam membina anak yatim. Dimana, lanjut Anti, para donatur tidak diperkenankan untuk memberikan santunan langsung berupa uang tunai, tapi dalam bentuk tabungan. Artinya, ketika mereka menerima santunan berupa uang, maka pengurus Rumah Piatu Musllimin akan memasukkan dana tersebut ke dalam tabungan masing-masing anak yatim.

Tujuannya, kata Anti, menurut mereka agar anak-anak binaan mereka tidak money oriented, mengajarkan mereka untuk menyisihkan sebagian dari rizki mereka. “Buktinya, mereka pada Ramadhan kemaren, mampu menyumbangkan bingkisan kepada 150 lansia. Inilah bedanya, kami sangat mengapresiasi upaya pengurus dalam membina mereka agar bisa memenej uang,” kata Anti.

Di penghujung acara, para anak yatim juga menyampaikan rasa terimakasih atas kepedulian Kartini Sapuhi. “Mereka juga mendoakan Sapuhi agar diberi kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan roda organisasi serta lebih maju lagi, termasuk usaha yang dijalankan anggota Sapuhi diberikan keberkahan. Mereka juga berharap kepedulian Kartini Sapuhi akan berlanjut di masa-masa yang akan datang,” pungkasnya. (hai)

LEAVE A REPLY