Inilah Tips Agar Katering Haji Tidak Basi

0
57
Seorang petugas haji anggota tim katering Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tengah mengawasi proses produksi di salah satu dapur perusahaan katering yang mensuplai konsumsi bagi jamaah haji Indonesia di Madinah, Selasa (24/8). Setiap harinya, tim katering Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengawasi kualitas makanan yang disajikan kepada para jamaah haji, mulai dari proses produksi, pengepakan hingga distribusi ke hotel jamaah haji.
Dapur katering haji.

Hajiumrahnews – Katering merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan ibadah haji. Tetapi, salah satu kendala yang kerap dihadapi adalah menjaga makanan agar tetap segar saat didistribusikan dari dapur katering kepada jemaah.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama (Kemenag), Sri Ilham Lubis, mengatakan, pihaknya telah meminta 72 perusahaan katering menggunakan mobil hidrolik yang dilengkapi pemanas makanan untuk mengantar ransum.

“Ini yang menjaga makanan tidak basi,” ujar Sri Ilham di Kantor Kemenag, Jakarta, Rabu 4 Juli 2018.

Sri Ilham meminta penyedia katering selalu aktif menjaga kualitas makanan.

“Kami mensyaratkan kepada mitra kami agar heater selalu aktif dalam posisi tercolok,” ucap dia.

Mengenai katering tahun ini, Sri Ilham berharap kualitas makanan yang disajikan tak menurun.

“Biasanya, berbagai lauk dan sayuran dimasak pada dini hari atau pagi, kemudian didistribusikan,” kata dia.

Tahun ini ada empat titik krusial yang menjadi fokus Kemenag dalam penyaluran makanan. Titik-titik tersebut yaitu, bandara (Jeddah dan Madinah), Madinah, Mekah, dan Armina.

Berbeda dengan pelayanan katering untuk jamaah haji di hotel, di bandara jemaah haji akan mendapat makanan begitu tiba di Tanah Suci. (Eep)

LEAVE A REPLY