Ahda : Siap Terbangkan Jamaah Haji Kloter Pertama pada 17 Juli 2018

0
110
Direktur Pelayanan Haji dalam Negri Ahda Barori. (foto:ist)
Direktur Pelayanan Haji dalam Negri Ahda Barori. (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS–Dua pekan lagi, tepatnya pada 17 Juli 2018 mendatang jamaah haji Indonesia kelompok terbang (kloter) pertama akan bertolak ke Tanah Suci yang diberangkatkan dari masing-masing embarkasi di Indonesia. Sehari sebelumnya, calon jamaah haji ini akan mulai masuk asrama untuk diinapkan sebelum bertolak ke Saudi. Sedangkan kloter terakhir akan diterbangkan pada tanggal 15 Agustus 2018.

“Ya, keberangkatan jamaah haji sudah siap,” demikian disampaikan Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Ahda Barori, melalui pesan singkatnya kepada redaksi, pada Selasa (3/7).

Menurutnya jika mengacu pada Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1439H/2018M yang ditandatanganinya atas nama Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama pada tanggal 15 Januari 2018, keberangkatan jamaah haji kloter pertama akan dilangsungkan pada 17 Juli 2018.

Ahda memaparkan, RPH merupakan acuan dasar dalam persiapan penyelenggaraan ibadah haji baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi. Dalam RPH ini, diatur alur dan waktu mulai dari masuk asrama haji, masa operasional penerbangan haji, proses ibadah haji, perpindahan jamaah haji antar kota perhajian, sampai dengan pemulangan kloter terakhir.

RPH disusun dengan mempertimbangkan kuota yang diberikan oleh Kerajaaan Saudi, jenis dan kapasitas serta jumlah armada pesawat yang akan dioperasikan di seluruh bandara embarkasi haji, kemampuan daya tampung asrama haji dan slot time serta perputaran masa tinggal di Madinah untuk melaksanakan shalat arba’in.

Untuk RPH 1439H/2018M disebutkan masa operasional pemberangkatan dan pemulangan masing-masing selama 30 hari dan masa tinggal jamaah haji di Saudi maksimal 41 hari, setelah pemerintah Saudi menetapkan besarnya kuota jamaah haji Indonesia.

RPH 2018 Tanpa PerubahanSecara detilnya bisa digambarkan, jamaah haji akan mulai masuk asrama haji pada tanggal 16 Juli 2018. Di sini jamaah haji akan mendapatkan pelayanan terpadu mulai dari proses Custom Immigration and Quarantine (CIQ) serta city check-in yang dilakukan di asrama haji. Termasuk hal-hal teknis lainnya yang terkait dengan pemantapan manasik, pembagian uang living cost, dan perlengkapan haji lainnya.

Pemberangkatan kloter pertama pada tanggal 17 Juli 2018 dengan tujuan Bandara Madinah dan kloter terakhir pada tanggal 15 Agustus 2018 dengan tujuan Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Sementara pemulangan pertama dari bandara Jeddah pada tanggal 26 Agustus 2018 dan pemulangan kloter terakhir melalui Bandara Madinah pada tanggal 24 September 2018. Hari tarwiyah jatuh pada tanggal 19 Agustus 2018 dan prosesi haji mulai dari wukuf hingga nafar tsani sampai dengan tanggal 24 Agustus 2018.

Pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji dibagi menjadi dua gelombang. Jamaah haji gelombang I akan mendarat di bandara Madinah dan pemulangan melalui bandara Jeddah. Sedangkan gelombang II mendarat di Jeddah dan dipulangkan melalui Madinah.

Berikut rincian RPH tahun 2018:

Fase I Pemberangkatan 30 hari:

  • Gelombang I tujuan Madinah (14 hari) mulai tanggal 16 Juli 2018 sampai dengan 29 Juli 2018
  • Gelombang II tujuan Jeddah (16 hari) mulai tanggal 30 Juli 2018 sampai dengan 15 Agustus 2018

Fase II Pemulangan 30 hari:

  • Gelombang I dari Bandara KAAIA Jeddah (15 hari) mulai tanggal 26 Agustus 2018 sampai dengan 7 September 2018 dan
  • Gelombang II dari Madinah (15 hari) mulai tanggal 8 September 2018 sampai dengan 24 September 2018;

Tanggal 9 Dzulhijjah (Wukuf) berdasarkan kalender ummul quro’ bertepatan dengan tanggal 20 Agustus 2018 hari Senin. (hai)

Rencana-Perjalanan-Haji-2018

LEAVE A REPLY