Menag Minta Pers Beri Kritik yang Membangun

0
98
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat memberi pembekalan pada para Petugas Media Center Haji (MCH) di Jakarta, Senin (2/7) (foto:ist)
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat memberi pembekalan pada para Petugas Media Center Haji (MCH) di Jakarta, Senin (2/7) (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS –  Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan bahwa pers memiliki peran yang penting dalam meningkatkan Indeks Kepuasan Jamaah Haji Indonesia. Sebab, selain memberikan informasi tentang seluk beluk penyelenggaran haji dari hulu sampai hilir pada musim haji 2018, pers juga bisa menjalankan fungsi pengawasan terhadap hal tersebut.

“Media memiliki fungsi memperjuangkan public right to know (hak publik untuk mengetahui), sosial kontrol dan penyeimbang bagi pemerintah,” ujar Lukman Hakim Saifuddin dalam Pembekalan Petugas Media Center Haji (MCH) 1439H/2018M di Jakarta, Senin (2/7).

Hanya saja, kata dia, kritik yang diberikan pers hendaknya konstruktif, yakni memberikan solusi. Ini semua, kata Menag, tujuannya, agar penyelenggaraan ibadah haji agar lebih baik lagi di masa yang akan datang. “Pemerintah bukan dewa tanpa cacat, oleh karena itu kami butuh kritik yang membangun. Artinya, pers tidak sekedar mencari-cari kesalahan. Lakukan cover both side (dua sisi pemberitaan),” jelas Menag.

Berdasarkan data, pada 2012, Indeks Kepuasan Jamaah Haji sempat mengalami penurunan menjadi 81,32 persen. Namun, pada 2013 indeks kepuasan jamaah haji kembali naik menjadi 82,67 persen. Berikutnya pada 2014, indeks kepuasan jamaah haji tercatat turun lagi menjadi 81,52 persen.

“Sejak saat itu, pelayanan terus diperbaiki oleh Kemenag, sehingga pada 2015 hingga 2017 indeks kepuasan jamaah haji terus meningkat hingga 84,85 persen,” ujarnya.

Pada penyelenggaraan haji tahun ini, Kemenag menargetkan Indeks Kepuasan Jamaah Haji naik 0,15 menjadi 85% alias sangat memuaskan. Karenanya, berbagai terobosan pun dilakukan oleh Kemenag untuk meraih target tersebut. (hai)

LEAVE A REPLY