Keutamaan Masjidil Aqsha Palestina

0
93
Masjidil Aqsha di Palestina. (foto:ist)
Masjidil Aqsha di Palestina. (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS – Masjidil Aqsha memiliki banyak keutamaan. Tak heran bila banyak biro travel yang menjadikan Masjidil Aqsha bagian dari program kunjungan dalam umrah. Lantas apa saja keutamaan yang dimiliki Masjidil Aqsha. Berikut di antaranya:

Masjid kedua di dunia

Masjidil Aqsha merupakan masjid kedua yang dibangun setelah Kabah (Masjidil Haram) sebagaimana yang disebutkan dalam beberapa keterangan (hadits). Seperti yang diriwayatkan Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Nasa’i dan Imam Ibnu Majah berikut ini. “Aku berkata, “Wahai Rasulullah, masjid apakah yang pertama kali dibangun di bumi?”

Beliau bersabda, “Masjidil Haram“. Dia (Abu Dzar) berkata, “Aku katakan, “Lalu setelah itu?” Beliau bersabda, “Masjidil Aqsha.” Aku katakan, “Berapa jarak waktu antara (pembangunan) keduanya.” Beliau besabda, “Jarak antara kedua adalah 40 tahun. Kemudian dimanapun kau didapati waktu sholat setelah itu, maka sholatlah (di situ), karena keutamaan ada padanya (yakni, sholat di awal waktu).”

Keutamaan sholat di Masjidil Aqsha

Keutamaan Masjidil Aqsha, menurut keterangan menyebutkan bahwa Allah akan mengampuni dosa orang yang shalat di dalamnya. Ini adalah keutamaan besar yang Allah berikan kepada orang melaksanakan sholat di Masjidil Aqsha. Perbandingan sholat di Masjid Nabawi dengan sholat di Masjidil Aqhsa, empat banding satu. Artinya, bila keutamaan seseorang yang sholat di Masjid Nabawi itu mendapat seperti 1000 sholat di masjid lain kecuali Masjidil Haram, maka di Masjidil Aqsha itu mendapat pahala seperempatnya.

Tempat mencari pahala dan keutamaan

Berdasarkan keterangan hadits Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah bersabda, “Tidak boleh bersafar (bepergian), kecuali menuju tiga masjid: Masjidil Haram, Masjid Rasul (Masjid Nabawi), dan Masjidil Aqsha.” Dengan demikian, Masjidil Aqsha merupakan tempat yang memang dianjurkan untuk dikunjungi umat Islam dalam rangka beribadah, mencari pahala, dan keutamaan.

I’tikaf yang Paling Utama

Rasulullah juga berpesan bahwa i’tikaf yang paling utama dilakukan umat Islam itu adalah di salah satu dari tiga masjid yakni Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsha.  Seperti yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi, “Tak ada i’tikaf (yang sempurna), kecuali di tiga masjid: Masjid Madinah (Masjid Nabawi), Masjid Mekah (Masjidil Haram), dan Masjid Iliya (Masjidil Aqsha).”

Pembangunan Baitul Maqdis

Rasulullah pernah bersabda terkait silsilah kejadian akhir zaman. Sebagaimana Allah SWT yang telah menetapkan ajal bagi semua makhluk-Nya, ada yang jaya, dan ada yang binasa. “Pembangunan Baitul Maqdis adalah (waktu) hancurnya kota Madinah. Hancurnya kota Madinah adalah (waktu) munculnya perang besar. Munculnya perang besar adalah (waktu) direbutnya Qonstantiniyah (kerajaan Romawi). Direbutnya Qonstantiniyah adalah (waktu) keluarnya Dajjal.” Demikian hadits yang diriwayatkan Imam Abu Daud dan lainnya.

Tak akan dimasuki Dajjal

Rasulullah SAW pernah mengabarkan bahwa Masjidil Aqsha memiliki keutamaan tersendiri sebagaimana Mekah, madinah dan Thursina yakni tidak akan dimasuki Dajjal.

Itulah sejumlah keutamaan yang dimiliki Masjidil Aqsha. Namun sayang, kini kondisi keamanan dan ketentraman di wilayah Palestina terganggu, bahkan membahayakan lantaran aksi Zionis Yahudi.  (hai)

LEAVE A REPLY