Industri Halal Indonesia Masih Kalah dari Thailand dan Korsel

0
54
Produk Halal. (foto:ist)
Produk Halal. (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS – Vice President SME Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Surabaya Mufid Wahyudi menyampaikan, nilai industri halal secara global saat ini sudah mencapai US$3,8 triliun. Sudah termasuk produk makanan, fashion, pariwisata, dan perbankan. Dan pada 2020 diprediksi mampu mencapai US$ 8,3 triliun.

Menurutnya, yang sangat disayangkan, dari nilai sebesar itu, Indonesia masih belum banyak berkontribusi. “Padahal, potensi halal industri di tanah air sangat besar karena 81 persen masyarakatnya adalah muslim,’’ kata Mufid usai tampil di talk show Halal Lifestyle di Surabaya, Selasa (26/6).

Mufid menegaskan, warga Indonesia yang mayoritas muslim menganggap halal sebagai hal biasa. “Orang-orang Indonesia masih banyak yang belum paham bahwa potensi halal industri sangat besar, termasuk di Jatim. Di negara ini yang sudah menerapkan halal lifestyle hanya segelintir seperti Aceh dan Lombok,’’ ujarnya.

Bahkan, yang lebih memprihatinkan lagi, Indonesia telah hampir 30 tahun mengembangkan perbankan syariah. Namun, pangsa pasarnya belum lebih dari 10 persen saja.

Mufid menambahkan, beberapa negara lain sudah lebih maju dalam industri halal. Sebut saja misalnya, Thailand yang berpenduduk muslim hanya lima persen, namun pemerintahnya memiliki visi menjadi halal kitchen in the world.  Pun dengan Korea yang memiliki visi menjadi halal tourism dan telah banyak memproduksi kosmetik halal.

Kemudian yang tak kalah hebatnya lagi Jepang yang mempunyai Halal Transportation Nippon Express. Begitu pula dengan Brasil yang punya pelabuhan halal.

Sementara itu, National Head of Markplus Inc. Dian Mukti Wicaksono menambahkan, saat ini logo halal telah menjadi kebutuhan universal. Bukan hanya bagi konsumen, melainkan juga produsen dalam menjangkau segmen muslim.

Dian mengatakan, banyak para pelaku usaha yang melihat label halal hanya sebagai syarat penetrasi ke berbagai gerai ritel. “Padahal, di balik itu, brand halal bisa menjadi pedoman akan kualitas hidup yang menyehatkan dan aman bagi semua orang,” katanya. (hai)

LEAVE A REPLY