Islamic Tourism Expo 2018 Kembali Hadir di Makassar

0
138

ite18HAJIUMRAHNEWS – Tak dimungkiri lagi, Indonesia adalah Negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia yakni 230 juta jiwa. Inilah potensi pasar yang mendorong pesatnya pertumbuhan industri wisata Islami di Indonesia. Bahkan, saat ini tercatat ada sekitar 900 lebih perusahaan penyelenggara umrah dan haji yang mengantongi ijin resmi dari Kementerian Agama.

Demikian disampaikan Ketua DPD Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Sulawesi Maluku dan Papua (Sulampua), Muhammad Azhar Ghazali yang juga ditunjuk sebagai Representative Leader Islamic Tourism Expo, kepada hajiumrahnews.com, melalui pesan tertulisnya pada Selasa, (19/6).

Menurutnya, besarnya potensi pasar haji, umrah dan wisata halal di Indonesia ini tidak saja menarik bagi para pengusaha biro perjalanan wisata di Indonesia, tapi menarik minat  para supplier dari luar negeri, khususnya yang bergerak di bidang halal tourism. Atas dasar itu pula, pihaknya bersama Hajj People bakal kembali menggelar Islamic Tourism Expo 2018 pada 5-6 Juli mendatang di Grand Clarion Hotel and Convention, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam pameran nanti, kata Azhar, sektor B2B (business to business) akan mempertemukan para supplier di bidang haji, umrah dan wisata halal dari luar negeri dengan pemilik travel agen muslim di Indonesia. Azhar menambahkan, sejumlah exhibitor International akan bergabung dalam event tahunan ini. Exhibitor datang dari berbagai negara tujuan wisata muslim, baik dari Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Jordania, Turki, Mesir, sampai Tunisia dan Uzbekistan.

“Mereka bergerak dalam bisnis tour operator, perhotelan, transportasi, penerbangan internasional, provider visa hingga jasa catering,” kata Azhar.

Selain pameran B2B, di Islamic Tourism Expo kali ini, akan mempertemukan para penyelenggara haji, umrah dan wisata halal, dengan konsumen langsung. Karena itu, lanjut Azhar, bagi biro perjalanan haji, umrah dan wisata halal, pameran ini meruapakan ajang promosi sekaligus penjualan paket-paket terbaik mereka kepada masyarakat.

“Dan bagi konsumen, pameran ini merupakan ajang yang aman dan terpercaya, karena semua ekshibitor adalah agen perjalanan yang berijin resmi dan memiliki reputasi baik,” ujar Azhar yang juga owner dari Aliyah Wisata ini.

m.azhar1Adapun dipilihnya Makassar sebagai tempat penyelenggaraan Islamic Tourism Expo 2018, karena kota ini merupakan pusat distribusi dan kota transit utama di kawasan Indonesia timur. Kota Makassar juga merupakan salah satu titik pemberangkatan jamaah haji, umrah dan wisata Islami yang besar dibandingkan kota-kota lain di Indonesia.

Artinya, kata Azhar, penyelenggaraan pameran di luar ibukota Negara juga menunjukkan kecenderungan terkini, dimana embarkasi tidak terpusat di Jakarta, tapi sudah menyebar di berbagai kota besar di Indonesia.

“Dengan Islamic Tourism Expo 2018 diharapkan, ekshibitor luar negeri bisa mengembangkan jaringan pemasarannya di kawasan Indonesia Timur. Dan para penyelenggara umrah dan haji nasional diharapkan juga bisa mengembangkan pasarnya di Sulawesi Selatan khususnya, dan Indonesia Timur umumnya,” kata Azhar berharap.

Lewat gelaran Islamic Tourism Expo 2018, Azhar berharap, dapat menarik lebih dari 10.000 pengunjung, membukukan banyak transaksi bisnis, menjual paket dan produk terbaik dan menjadi salah satu Pameran Islamic Tourism and Consumer Expo terbesar di Indonesia.

Azhar menyampaikan, ada banyak manfaat dengan peserta pameran kali ini. Di antaranya; event ini merupakan wadah untuk mengembangkan jaringan maupu peluang bisnis baik personal maupun kebutuhan perusahaan serta dapat berinteraksi langsung dengan pengunjung, industri pariwisata, asosiasi-asosiasi, perbankan dan media partners.

Di samping itu, gelaran ini akan meningkatkan brand awareness perusahaan dengan penempatan identitas perusahaan di berbagai media promosi pameran seperti website, banners dan book directory dan lain lain.  “Sehingga dapat meningkatkan awareness masyarakat mengenai jasa atau produk tersebut,” tegasnya.

Selain itu, di event ini tidak hanya pertemuan B2B, tapi juga menjadi sarana yang pas sebagai ajang pertemuan B2C. Sehingga nilai bisnis yang terjadi di event yang digelar di Phinisi Ballroom, Grand Clarion Hotel and Convention, Makassar ini berlipat ganda. Pameran ini digelar di arena seluas 1.220 meter persegi yang menampung sebanyak 60 booth stand.

Sejumlah perbankan, Airlines, Hoteliers, Travel Agent Penyelenggara Umrah dan Haji Khusus, Visa Provider, Catering Services, Perusahaan Transportasi (otobus), NTO, Kedutaan Besar, Pemerintah, Asosiasi Penyelenggara Umrah & Haji Khusus, Media Partner, Travel Supported Industry siap meramaikan pameran yang dihelar di salah satu hotel terbaik di Makassar.

“Jadi, jangan sampai lupa, catat tanggalnya, dapatkan berbagai benefit dengan bergabung di pameran ini,” kata Azhar promosi. (hai)

LEAVE A REPLY