Dua Pimpinan Business Council Indonesia – Saudi Sepakat Susun Road Map Bisnis

0
321
Presiden Indonesia Saudi Arabia Business Council (ISABC) Muhammad Hasan Gaido bertemu dengan Ketua Saudi Arabia Indonesia Business Council (SAIBC) Maher Alnahdi di Riyadh, Arab Saudi beserta tim ekonomi KBRI di Riyadh di kediaman Ketua SAIBC di Riyadh pada Rabu (6/6) malam waktu setempat.
Presiden Indonesia Saudi Arabia Business Council (ISABC) Muhammad Hasan Gaido bertemu dengan Ketua Saudi Arabia Indonesia Business Council (SAIBC) Maher Alnahdi di Riyadh, Arab Saudi beserta tim ekonomi KBRI di Riyadh di kediaman Ketua SAIBC di Riyadh pada Rabu (6/6) malam waktu setemp

HAJIUMRAHNEWS – Dalam rangka mengupayakan peningkatan kerjasama ekonomi antara Indonesia dan Arab Saudi, Presiden Indonesia Saudi Arabia Business Council (ISABC) Muhammad Hasan Gaido bertemu dengan Ketua Saudi Arabia Indonesia Business Council (SAIBC) Maher Alnahdi di Riyadh, Arab Saudi. Pertemuan yang difasilitasi KBRI di Riyadh itu berlangsung di kediaman Ketua SAIBC di Riyadh pada Rabu (6/6) malam waktu setempat.

Dalam pertemuan itu, kedua pucuk pimpinan business council dari dua negara itu saling berbagi informasi dan program kerja ke depan agar para pengusaha kedua negara mendapat kemudahan dalam melakukan peningkatan kerjasama bisnis, terutama dalam bidang perdagangan, pariwisata dan inventasi. Demikian sebagaimana keterangan resmi ISABC yang diterima redaksi, melalui pesan elektronik pada Kamis (7/6).

Terkait hal ini, Ketua SAIBC mengusulkan sebagai langkah kongrit dari peningkatan kerjasama ini, agar kedua business council menunjuk dua orang sekretaris eksekutif. Sehingga, kata Maher,  pihak business council di Saudi bisa cepat dan mudah berkomunikasi dengan pihak business council di Indonesia.

“Pastinya, sekretaris eksekutif ini yang mampu berkomunikasi dengan baik dengan bahasa Inggris atau Arab, dan bisa saja berkedudukan di Riyadh, Kami akan siapkan visa dan segala sesuatunya yang diperlukan,” kata Maher.

Dalam kesempatan itu, Maher secara khusus menyampaikan bahwa pengurus business council Saudi adalah para pengusaha profesional dan memiliki kemampuan untuk meningkatakan perdagangan, investasi dan tourism. “Ini kami sampaikan tidak main-main, mereka para pengusaha yang tergabung dalam business council Saudi sangat ingin menjalin kerjasama dengan pengusaha Indonesia,” ujarnya.

Sementara Presodent ISABC, Hasan Gaido menyampiakan lebih kongkret lagi, untuk meningkatkan kerjasama bilateral bidang ekonomi, khususnya perdagangan, tourism dan investasi, Indonesia akan menggelar sejumlah kegiatan. Diantaranya, kata Hasan, di bulan Oktober 2018 saja, ada kegiatan Trade Expo Internasional pada 24 – 28 Oktober di ICE BSD City. Sebelum kegiatan ekspo berkelas dunia itu, Kadin Indonesia juga akan menggelar First Meeting ICCIA di Jakarta yang berlangsung pada 21 sampai dengan 23 Oktober. Dimana kegiatan ini akan dibuka langsung oleh Presiden Jokowi dan menghadirkan perwakilan negara-negara Islam di dunia.

Bahkan, jauh sebelum itu, masih di bulan Oktober, kata Hasan, ada event Banten Expo 2018 yang digelar pada 11 – 14 Oktober. “Ini bisa dimanfaatkan oleh pengusaha Saudi untuk datang langsung ke Indonesia. Dan ISABC siap bekerjasama agar terjadi transaksional,” kata Hasan Gaido yang tercatat sebagai Ketua Bilateral Kadin Komite Tetap Timur Tengah dan OKI ini.

Di bulan berikutnya November, kata Hasan Gaido, Indonesia juga akan menggelar Indonesia  Expo 2018 di Jeddah pada 28 November hingga 1 Desember 2018. Karena itu, Hasan berharap, agar SAIBC bisa gabung dan mendukung serta meramaikan event tersebut sehingga adanya business forum antar pengusaha dari kedua negara.

Hasan Gaido menambahkan, pemerintah Indonesia tengah fokus menarik investasi sebanyak mungkin dari negara-negara Timur Tengah. Salah satunya adalah Arab Saudi yang dinilai Jokowi sebagai negara yang memiliki modal sangat besar, sehingga layak untuk dijadikan mitra dalam berinvestasi di dalam negeri. Karena itu, kedatangannya menemui langsung Ketua SAIBC adalah langkah tepat untuk menindaklanjuti hal tersebut.

“Kami secara khusus juga menawarkan dua proyek besar yaitu kawasan wisata syariah di Kertajati, Jawa Barat dan kawasan industri halal di Serang dan Cilegon Banten,” kata Hasan.

Di akhir pertemuan, kedua belah pihak sepakat untuk membuat road map dan skala prioritas program kerja yang akan dikerjasamakan sehingga menjadi program utama yang harus dilaksanakan oleh kedua business council. Kedua petinggi business council pun mengapresiasi atas kerja keras tim ekonomi KBRI di Riyadh yang telah memfasilitasi pertemuan ini.

“Tim ekonomi Riyadh sangat senang bisa memfasilitasi pertemuan ini, semoga menjadi momentum untuk meningkatkan ekonomi kedua negara, bahkan mereka siap kembali memfasilitasi dalam kegiatan kedua business council kedepannya,” pungkas Hasan. (hai)

LEAVE A REPLY