Muqayyam Quran Ramadhan Upaya Lahirkan Generasi Qurani

0
626
Pimpinan Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath Sukabumi, KH Dr Fajar Laksana, MA foto bersama founder Gaido Group Muhammad Hasan Gaido, Pimpinan Gaido Travel Syamsudin, sesepuh Pondok KH Supomo dan Ketua panitia M Iqbal usai membuka acara Muqayyam Quran Ramadhan di Pondok pesantren Dzikir Al-Fath Sukabumi, Minggu (27/5). (foto:hun)
Pimpinan Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath Sukabumi, KH Dr Fajar Laksana, MA foto bersama founder Gaido Group Muhammad Hasan Gaido, Pimpinan Gaido Travel Syamsudin, sesepuh Pondok KH Supomo dan Ketua panitia M Iqbal usai membuka acara Muqayyam Quran Ramadhan di Pondok pesantren Dzikir Al-Fath Sukabumi, Minggu (27/5). (foto:hun)
Pimpinan Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath Sukabumi, KH Dr Fajar Laksana, MA foto bersama founder Gaido Group Muhammad Hasan Gaido, Pimpinan Gaido Travel Syamsudin, sesepuh Pondok KH Supomo dan Ketua panitia M Iqbal usai membuka acara Muqayyam Quran Ramadhan di Pondok pesantren Dzikir Al-Fath Sukabumi, Minggu (27/5). (foto:hun)

HAJIUMRAHNEWS – Generasi Qurani adalah generasi  yang menjiwai dan mengamalkan Al-Quran. Di mana Al-Quran dijadikan sebagai way of life. Dengan berpedoman pada Al-Quran,  Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam (SAW) selama 23 tahun  mampu membangun umat yang kuat aqidahnya, benar ibadahnya dan mulia ahlaknya.

Demikian disampaikan Founder Gaido Group, Muhammad Hasan Gaido di hadapan ratusan peserta Stadium Generale di Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (27/5).

Menurut Hasan Gaido, kalau jadi pemimpin jadilah pemimpin yang saleh. Kalau jadi jenderal,  jadilah jenderal yang cinta Al-Quran. “Begitu pula kalau jadi pengusaha jadilah pengusaha yang alim yang bisa menebar kebaikan dan kalau jadi pegawai jadilah pegawai yang taat beribadah,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Hasan Gaido menilai, bahwa kegiatan Muqoyyam Quran Ramadhan yang digelar oleh Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath merupakan upaya serius dan istikomah dalam melahirkan generasi Qurani. Sebuah upaya yang menitikberatkan pada kemampuan membaca, menghayati dan memahami bagaimana mengamalkannya dalam kehidupan. “Dengan mengerti, menjiwai isi Al-Quran, saya yakin semua santri di pondok ini bisa mengamalkan Al-Quran,” kata Hasan Gaido.

Sementara Pimpinan Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Kyai Fajar dalam sambutannya menyampaikan ketika membaca Al-Quran yang benar, maka harus bisa melibatkan rasa dan perenungan jiwa. “Sehingga sampai menggetarkan jiwa siapapun yang mendengarnya,” ujarnya.

Menurut Kyai Fajar, Stadium Generale yang mengusung tema Membangaun Generasi Al-Quran di Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath ini merupakan gelaran yang kesekian kalinya. Gelaran tahun ini, kata Kyai Fajar, merupakan tahun ke delapan Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath menyelenggarakan kegiatan yang fokus dalam membangun Generasi Qurani.

Dalam kegiatan ini, lanjut Kyai, terdiri dari membaca, menghatamkan dan menghafalkan Al-Quran. “Dengan harapan besar pelajar dan mahasiswa yang mengikuti proses pembelajaran di Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath menjadi generasi Qurani yang akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa,” ujarnya berharap.

Ketua Pelaksana Muhamad Iqbal menerangkan bahwa Stadium General yang diikuti pelajar tingkat SLTP, SLTA dan mahasiswa yang didampingi para orangtua ini merupakan satu rangkaian dari kegiatan besar yakni Muqoyyam Qur’an Ramadhan. Sebuah kegiatan yang diadakan selama dua minggu di Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath ini dalam rangka penerimaan santri baru.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan pada Muqoyyam Quran Ramadhan ini terdiri Hafalan Quran khususnya Surat Al-Fath, Tadarus Quran, Ngaji on the Street (Safari Ngaji ke instansi), Training Bahasa Arab dan Inggris, Ta’jil on the road dan Aksi Bagi-bagi Hijab. “Di penghujung acara nanti, akan digelar seremoni wisuda,” kata Iqbal.

Di tempat yang sama juga berlangsung penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Muhammad Hasan Gaido sebagai Dewan Penasehat Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath. Tidak hanya itu, Hasan Gaido juga menerima benda pusaka dari Kyai Fajar yaitu Kujang Batara Karang yang diambil dari Gunung Karang.

Sementara selaku pendiri Gaido Group, Hasan Gaido menyerahkan wakaf berupa seperangkat notebook (laptop) dan sejumlah uang tunai kepada Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath. Penyerahan sendiri dilakukan oleh Kepala Cabang Gaido Travel Tangerang Selatan, Syamsudin kepada pimpinan Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Kyai Fajar disaksikan Hasan Gaido dan sesepuh Pondok Pesantren KH Supomo. (amm)