DItjen PHU dan Garuda Indonesia Sosialisasikan Keselamatan Penerbangan pada Petugas Haji

0
119
Dirjen PHU Nizar Ali bersama  direktur Garuda Indonesia, Nina Sulistyawati saat membuka kegiatan sosialisasi keselamatan penerbangan kepada petugas haji. (foto:ist)
Dirjen PHU Nizar Ali bersama direktur Garuda Indonesia, Nina Sulistyawati saat membuka kegiatan sosialisasi keselamatan penerbangan kepada petugas haji. (foto:ist)

HAJUMRAHNEWS-Untuk meningkatkan kualitas layanan haji tahun ini Kementerian Agama menggandeng Garuda Indonesia selaku maskapai resmi angkutan jamaah haji untuk menggelar sosialisasi Pelayanan Transportasi Udara dan Keselamatan Penerbangan Tahun 2018.

Kegiatan yang dilaksanakan di Garuda Indonesia Training Center Kosambi Jakarta pada Selasa (15/05) ini diikuti oleh Kepala Seksi Akomodasi Transportasi dan Perlindungan Haji seluruh Indonesia, seluruh UPT Asrama Haji, dan peserta pusat. Selama tiga hari sekitar 75 orang peserta ditempa dengan materi-materi berupa teori dan orientasi lapangan seputar teknis keselamatan penerbangan.

Salah satu direktur Garuda Indonesia, Nina Sulistyawati, bersyukur atas kerjasama yang baik antara Kemenag dan Garuda. Dia mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang menyiapkan operasional haji tahun 2018.

“Kami siapkan pelayanan jemaah haji di berbagai embarkasi untuk keberangkatan haji gelombang I dan II. Komitmen kami selain meningkatkan kepuasan jemaah haji juga menjaga ketepatan waktu atau on time performance (OTP) sebesar 96% tahun lalu,” ujar Nina di hadapan Dirjen dan para pejabat PHU lainnya di auditorium GITC, Jakarta, Selasa (15/5).

Nina juga menegaskan bahwa Garuda terus berupaya meminimalisir kesalahan pelayanan demi kepuasan layanan jemaah haji. Pada tahun ini, kata Nina, Garuda menyediakan 14 pesawat khusus untuk angkutan haji.

Sementara itu, Direktur Jenderal Penyelenggara Haji Umrah (Dirjen PHU) Nizar Ali menghimbau para peserta dari daerah mengikuti kegiatan dengan serius. “Calon PPIH Embarkasi agar mengingatkan barang bawaan jemaah haji saat berangkat maupun pemulangan. Berikan pesan kepada Ketua Regu agar mengawal proses packing jemaah haji. Jangan ada lagi jemaah haji membawa barang terlarang yang dapat mengancam keselamatan penerbangan jemaah lain dalam satu pesawat,” pesan Nizar.

Dia juga menyampaikan bahwa tahun lalu banyak dijumpai Jemaah haji membawa zam-zam di dalam koper maupun tas kabin. Menurutnya jemaah harus memahami bahwa regulasi penerbangan tersebut demi keselamatan jemaah haji.

Nizar juga meminta agar ada materi khusus perjalanan haji dan pembelajaran di dalam pesawat saat manasik haji. “Jemaah haji juga harus dilatih penggunaan sarana pesawat seperti toilet. Kami mendorong Garuda membantu pembuatan mockup pesawat di semua embarkasi yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran manasik perjalanan haji,” tutur Nizar disambut tepuk tangan peserta.

Terkait pelunasan haji tahap kedua yang akan dimulai Rabu (16/5) besok, Nizar meminta seluruh Kasi Kemenag Provinsi agar meningkatkan sosialisasi kepada jemaah haji.

“Jemaah yang masuk pelunasan tahap kedua agar memanfaatkan waktu pelunasan 16-25 Mei 2018,” tutupnya.

LEAVE A REPLY