Warga Banten Kecewa Presiden Jokowi Gagal Hadir di Masjid Terapung Banten

0
605
Tokoh masyarakat, ulama Banten merasa kecewa  yang hadir di acara Pengecoran Pengimaman Masjid Terapung Banten yang sedianya dihadiri Presiden Jokowi. (foto:ist)
Tokoh masyarakat, ulama Banten merasa kecewa yang hadir di acara Pengecoran Pengimaman Masjid Terapung Banten yang sedianya dihadiri Presiden Jokowi. (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS – Masyarakat Banten kecewa atas ketakhadiran Presiden Joko Widodo pada acara Pengecoran Tempat Pengimaman Masjid Terapung Banten (MTB) di Cinangka Serang, Banten. Sedianya, pihak istana menjadwalkan acara yang dihadiri sekitar 1000 orang itu, pada Jumat, (12/5) pukul 16.00-16.45.

Menurut Sekretaris Panitia Pembangunan MTB, Rifat Saugi, pihaknya telah mengundang masyarkat Banten dari seluruh wilayah. Sekitar 1000 orang telah memadati lokasi Masjid Terapung Banten yang disebut-sebut sebagai masjid terapung terluas di dunia. “Sesuai kesepakatan antara tim RI 1 dengan  panitia Pembangnunan MTB,” kata Rifat di lokasi.

Rifat menuturkan, pihaknya telah bertemu dengan Presiden Jokowi langsung di Istana. Turut hadir dalam pertemuan itu H Embay Mulya Syarif. Kemudian Panitia MTB juga dilanjutkan pertemuan melalui Kepala Staf Ahli Kepresidenan, Muldoko. Termasuk juga bertemu dengan Luhut Binsar Panjaitan. “Pertemuan itu untuk men-arrange. Dan disepakati tanggal 11 Mei jam 16.00-16.45 di lokasi MTB Anyer,” ujarnya.

“Kami panitia telah menyiapkan segala sesuatu dan berkoordiasi dengan pihak protokoler. Pihak protokoler minta sederhana saja,” imbuh Rifat.

Seorang tokoh muda Banten, Mohammad Safari, menjelaskan bahwa Masjid Terapung Banten (MTB) sangat menarik dan strategis jika menjadi icon wisata halal indonesia dengan view yang menawan dan menonjolkan khas Banten.

“Di tahun politik, kejadian ini bisa menggerus elektabilitas Jokowi pada pilpres 2019, khususnya untuk wilayah Banten. Terlebih rakyat Banten sangat cinta ulama dan masjid,” tegas Mohammad Safari yang biasa disapa Kang Aang ini yang juga termasuk keluarga tokoh pendiri Banten, Uwes Qorni.

Hal senada diungkap Pimpinan Pesantren Riyadul Jannah, Kresek Tangerang, KH Abdul Rojak yang merasa sangat kecewa dengan ketidakhadiran Presiden Jokowi. “Saya kira Presiden Jokowi sangat memperhatikan masjid, sehingga saya jauh-jauh tertarik datang pada acara tersebut,” keluh Kyai Abdul Rojak. (hai)

LEAVE A REPLY