Wamenlu AM Fachir Apresiasi Gaido Group Wujudkan Indonesia Sentra Ekonomi Syariah Dunia

0
180
Founder sekaligus CEO Gaido Group Muhammad Hasan Gaido foto bersama Wakil Menteri Luar Negeri RI, AM Fachir didamping Wakil Ketua Kadin Komite Tetap Timur Tengah & OKI, Helmy Shebubakar dan Kasubdit VI Direktorat Timur Tengah, Calderon Dalimunthe di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (8/5). (foto:den)
Founder sekaligus CEO Gaido Group Muhammad Hasan Gaido foto bersama Wakil Menteri Luar Negeri RI, AM Fachir didamping Wakil Ketua Kadin Komite Tetap Timur Tengah & OKI, Helmy Shebubakar dan Kasubdit VI Direktorat Timur Tengah, Calderon Dalimunthe di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (8/5). (foto:den)

HAJIUMRAHNEWS  – Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) AM Fachir mengapresiasi Gaido Group dalam upayanya mewujudkan Indonesia sebagai sentra ekonomi syariah dunia. Terlebih, dalam pelaksanaanya, Gaido Group melibatkan berbagai aspek kerjasama seperti perdagangan, investasi, wisata halal, kebudayaan dan pendidikan yang dimotori Muhammad Hasan Gaido  selaku founder dari Gaido Grup.

“Sangat senang dan mendukung program Gaido Group sebagai integrated syariah business corporate. Ini sebagai bukti kongkrit dari pelaku usaha yang dapat membawa ekonomi Indonesia lebih berkembang dan maju, termasuk para pelaku usaha UKM turut tersalurkan,” kata Wamenlu AM Fachir sebagaimana dipaparkan Hasan Gaido kepada hajiumrahnews.com usai pertemuan antara keduanya di Kantor Kementerian Luar Negeri di Jakarta, pada Selasa, (8/5).

Dalam kesempatan itu, CEO Gaido Group Muhammad Hasan Gaido menyampaikan sejumlah tahapan-tahapan yang dilakukan Gaido Group dalam upaya mewujudkan visi Gaido 2045. Diantaranya melakukan komunikasi dan kordinasi dengan para Duta Besar Republik Indonesia di luar negeri untuk bersama-sama meningkatkan kerjasama perdagangan, tourism, dan investasi. Di mana Gaido Group telah menyatakan kesiapannya untuk menjadi mitra investasi di Indonesia.

“Begitu pula dengan para duta besar negara sahabat yang ada di Jakarta, kami sampaikan kepada mereka bahwa kami siap bekerjasama secara profesional baik yang didasari kerjasama B to B maupun mendukung kerjasama G to G yang sudah terjalin,” kata Hasan Gaido.

Gaido Group melalui unit usahanya Gaido Travel juga membuktikan diri sebagai biro perjalanan wisata yang mendukung program pemerintah dalam mendatangkan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Beberapa waktu lalu, Gaido Travel mendatangkan wisatawan asal Singapura lewat kegiatan Wisata Derma, sebuah program yang dikemas antara wisata dengan aksi sosial.

“Kami sinergikan dengan berbagai pihak seperti Yayasan Anak Sholeh Internasional, Baznas, pemerintah daerah Kabupaten Cianjur, dan Bank BAF Syariah yang menjadi pelaksana kegiatan charity para wisatawan,” ungkap Hasan.

Sementara di bidang kebudayaan, Gaido Group bersama Padepokan Pencak Silat Gunung Karang yang merupakan binaan dari Gaido Foundation juga menggagas kegiatan Mudzakarah Pendekar Internasional dan Nitis Waris. Kegiatan yang digelar di Kawasan Wisata Halal Baduy Outbound itu mempertemukan para pendekar dari lima negara yakni Perancis, Amerika Serikat, Swiss, Belanda dan Indonesia sebagai tuan rumah.

“Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 5 Mei yang lalu itu menjadi upaya kami dalam memperkenalkan sekaligus mempromosikan budaya luhur pencak silat ke pentas dunia,” ujar Hasan Gaido sembari menambahkan pihaknya juga terlibat langsung dalam event Golok Day 2018 yang digelar di Cilegon Banten keesokan harinya.

Rangkaian kegiatan tersebut,  kata Hasan Gaido, tidak sekadar unjuk kebolehan atau seremonial belaka. Lebih dari itu, pihaknya beserta para pemangku kebijakan terus berupaya memperjuangkan agar UNESCO segara menetapkan pencak silat Indonesia menjadi warisan dunia non benda. Di mana di saat yang bersamaan, negeri jiran Malaysia pun tengah melakukan hal yang sama.

Di bidang pendidikan, Gaido Group juga mendorong dunia pendidikan khususnya dalam bidang kewirausahaan. Dalam hal ini, Gaido Foundation bekerjasama dengan sejumlah pondok pesantren diantaranya Pondok Modern Tazakka, Batang, Jawa Tengah dan Pondok Pesantren Al-Fath Sukabumi, Jawa Barat. Tidak hanya itu, Gaido Group juga menggandeng sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta dalam upaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada para mahasiswa.

“Jadi memang kita fokus untuk melahirkan sejuta pengusaha baru yang memahami bisnis syariah dan memiliki akhlakul karimah,” kata Hasan Gaido yang meyakini dunia pendidikan sangat penting dalam upayanya untuk mewujudkan Indonesia sebagai sentra ekonomi syariah dunia. (hai)

LEAVE A REPLY