Gubernur Makkah Resmikan Forum Penelitian Ilmiah Haji, Umrah dan Ziarah ke-18

0
38
Gubernur Makkah Resmikan Forum Penelitian Ilmiah Haji, Umrah dan Ziarah ke-18 pada Selasa, 2 Mei 2018.
Gubernur Makkah Resmikan Forum Penelitian Ilmiah Haji, Umrah dan Ziarah ke-18 pada Selasa, 2 Mei 2018.

Hajiumrahnews – Gagasan genial seringkali keluar dan muncul dari acara-acara seperti forum. Apalagi, jika acara semacam ini diisi oleh orang-orang yang memang ahli di bidangnya masing-masing.

Hal itu pula yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi. Dalam upaya untuk terus menemukan dan mengembangkan cara dalam hal pelayanan ibadah haji dan umrah, setiap tahun diadakan sebuah forum ilmiah tentang haji dan umrah di negeri King Salman tersebut.

Dan Kemarin, Selasa (1/5/18) Forum Penelitian Ilmiah Haji, Umrah dan Ziarah ke-18 baru saja diresmikan oleh Gubernur Makkah, Pangeran Khaled Al-Faisal. Forum yang disertai dengan pameran ini diselenggarakan oleh Penjaga dari Dua Masjid Suci untuk Penelitian Haji dan Umrah di Universitas Umm Al-Qura di Makkah.

“Forum tersebut adalah bagian dari serangkaian forum ilmiah yang telah diselenggarakan oleh universitas setiap tahun. Forum sudah aktif sejak 1422 Hijriyah (2001),” ujar Dekan Lembaga Kustodian Dua Masjid Suci untuk Penelitian Haji dan Umrah, Sami bin Yassin Brahmana sebagaimana dilansir¬†Arab News.

Menurut Brahmana, acara ini menyatukan para peneliti, ahli, pejabat di bidang haji, umrah dan ziarah untuk berbagi pengalaman, penelitian, studi, dan proposal mereka.

Brahmana juga mengatakan bahwa persetujuan kerajaan telah dikeluarkan pada 1434 H (2012) untuk menggabungkan Forum Ilmiah Penelitian Haji dan Forum Penelitian Madinah. Persetujuan itu menghasilkan satu forum yang diberi nama Forum Penelitian Ilmiah Haji, Umrah dan Ziarah. Acara diadakan setiap tahun di bawah perlindungan Raja Salman.

“Tahun ini, panitia penyelenggara forum telah menerima 140 makalah ilmiah, 57 di antaranya telah diterima,” katanya.

Sebanyak 11 dari makalah ilmiah yang diterima disampaikan oleh pemerintah, sipil, dan badan akademik. Selama enam sesi, topik yang dibahas mencakup masa depan layanan Haji dan Umrah dalam Visi 2030, studi teknis dan media, studi teknik, studi lingkungan dan kesehatan, prestasi dan inisiatif yang melayani tamu Makkah dan Madinah, dan administrasi dan sosial studi.

“Forum tersebut adalah bukti upaya pemerintah Saudi melayani para pengunjung Makkah dan Madinah. Studi-studi dan lembar kerja yang disajikan oleh forum tahun ini dan forum sebelumnya dinilai akan memberikan kontribusi langsung untuk mencapai tujuan Visi 2030,” ujar Rektor¬†Universitas Umm Al-Qura, Abdullah Omar Bahasin Bafil.

Salah satunya dengan meningkatkan kapasitas untuk menyambut lebih banyak pengunjung ke tempat-tempat suci di Mekkah dan Madinah. “Institut ini mengamankan beberapa kemitraan strategis tahun lalu dengan Kantor Pencapaian Visi 2030 di Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Pariwisata dan lainnya untuk mengembangkan inisiatif berkualitas,” katanya. (Kunkun)

LEAVE A REPLY