Gaido Travel Kemas Wisata Budaya Nitis Waris di Baduy Outbound

0
634
Para jawara yang akan mengisi kegiatan Nitis Waris foto bersama usai mengadakan pertemuan di Musem Prabu Siliwangi yang juga menjadi markas Padepokan Maung Bodas Sukabumi, pada Minggu (22/4) lalu.
Para jawara yang akan mengisi kegiatan Nitis Waris foto bersama usai mengadakan pertemuan di Musem Prabu Siliwangi yang juga menjadi markas Padepokan Maung Bodas Sukabumi, pada Minggu (22/4) lalu.
Para jawara yang akan mengisi kegiatan Nitis Waris foto bersama usai mengadakan pertemuan di Musem Prabu Siliwangi yang juga menjadi markas Padepokan Maung Bodas Sukabumi, pada Minggu (22/4) lalu.

HAJIUMRAHNEWS–Untuk lebih mengenalkan budaya warisan leluhur, Gaido Travel&Tours (Gaido Travel) menyuguhkan program wisata budaya bertajuk Nitis Waris. Kegiatan yang menyajikan seni budaya warisan leluhur tanah Banten dan Pasundan Jawa Barat ini bakal digelar di Kawasan Wisata Halal Baduy Outbound, Serang Banten pada 4-5 Mei mendatang.

Tour Development Manager PT Gaido Azza Darussalam Indonesia (Gaido Travel), Hendro Priyadi mengatakan program Nitis Waris ini merupakan bentuk kepedulian Gaido travel sebagai entitas bisnis pariwisata terhadap budaya leluhur. Di mana Gaido Travel meramu sebuah kegiatan yang mengangkat budaya tradisi tatar Banten dan Pasundan yang dikenal dengan bumi para jawara, sehingga lebih lebih dikenal oleh dunia.

Kegiatan Nitis Waris ini akan dimeriahkan dengan penampilan para jawara dari Padepokan Gunung Karang Banten, Padepokan Maung Bodas Sukabumi dan Padepokan Kasundan/Panglipur Garut,  Jawa Barat. “Bahkan selain diikuti para jawara, kegiatan Nitis Waris juga akan dihadiri oleh pesilat dunia dari Swiss, Amerika, Belanda dan Perancis. Kegiatan ini juga menjadi salah satu rangkaian pembuka event Golok Day 2018 yang diadakan pada  6 Mei di Cilegon,” kata Hendro di Jakarta, Jumat (27/4).

Menurut Hendro, dalam kegiatan Nitis Waris ini, peserta khususnya rombongan dari Pondok Pesantren Al-Fath, Museum Prabu Siliwangi dan Padepokan Maung Bodas Sukabumi akan mengawalinya dengan ziarah ke makam Syekh Maulana Hasanudin, Syekh Masyurudin dan Syekh Maulana Yusuf dari pagi hingga siang. Sore harinya, kata Hendro, barulah rombongan menuju ke Kawasan Wisata Halal Baduy Outbound.

Di kawasan wisata hala seluas 12 hektar ini, lanjut Hendro, peserta wisata budaya akan mengikuti Muzakarah Pendekar Internasional yang akan dihadiri lima negara di antaranya: Swiss, (1 pendekar), Belanda (1 pendekar), Prancis (4 Pendekar), Amerika Serikat (2 Pendekar) dan sebagai tuan rumah Indonesia diwakili Padepokan Gunung Karang Banten, Padepokan Maung Bodas Sukabumi dan Padepokan Kasundan/Panglipur Garut, Jawa Barat. “Acara Nitis Waris sendiri akan digelar keesokan harinya,” katanya.

Hendro menambahkan, seremonial Nitis Waris baru akan dilaksanakan pada pukul 08.00 pagi dengan menampilkan atraksi seni pencak silat tunggal, rampak, permainan bola api, permainan Lisung ngamuk dan debus. “Jadi, masing-masing perwakilan negara akan menampilkan kemampuannya,” kata Hendro.

Usai mengikuti Nitis Waris, lanjut Hendro, rombongan para pendekar ini akan turut menghadiri gelaran Golok Day 2018 di Kota Cilegon yang dihelat pada Minggu, 6 Mei nanti. “Kehadiran mereka akan menyemarakkan acara pawai Golok Day, pameran dan serangkaian mata acara lainnya di event tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, bagi Gaido Travel, lewat program ini merupakan bukti dukungan keterlibatan pihaknya dalam mengembangkan dan turut mempromosikan seni budaya leluhur yang harus terus dilestarikan. “Inilah peran insan pariwisata terhadap seni budaya Indonesia, sebagaimana yang diinginkan pemerintah,” ujarnya.

Penasaran dengan acara Nitis Waris? Jangan lewatkan untuk datang ke Kawasan Wisata Halal Baduy Outbound yang ada di Kampung Pasir Kidul, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten.  (hai)