YLKI Minta Pemerintah Tak Paksakan Bandara Kertajati Jadi Embarkasi Haji

0
101
Bandara Kertajati dalam tahap pembangunan. (foto:ist)
Bandara Kertajati dalam tahap pembangunan. (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS-Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi meminta Pemerintah tak memaksakan Bandara Kertajati Majalengka untuk digunakan sebagai bandara embarkasi haji tahun ini jika infrastruktur utamanya belum siap.

“Demi keamanan dan kenyamanan calon jamaah haji dan juga demi keselamatan penerbangan, pemerintah jangan memaksakan diri menjadikan Bandara Kertajati sebagai embarkasi haji pada tahun ini,” kata Tulus di Jakarta, Senin (23/4).

Menurut Tulus, untuk bisa beroperasi sebagai embarkasi haji, Bandara Kertajati setidaknya harus memiliki landasan pacu sepanjang 3 ribu meter untuk pesawat berbadan lebar.

“sementara¬†panjang¬†runway hanya mencapai 2.500 meter saja sedangkan untuk mengangkut calon jamaah haji diperlukan pesawat berbadan lebar, seperti Airbus A330 atau Boeing 777,” papar Tulus.

Karenanya Tulus meminta agar pemerintah mengkaji ulang rencana menjadikan bandara Kerjatai sebagai bandara embarkasi haji. Menurut dia, aspek keselamatan penerbangan tidak boleh diabaikan.

“Maskapai jangan dipaksa dengan rekayasa teknis agar penerbangan bisa transit dulu di Soekarno-Hatta atau Kualanamu untuk mengisi bahan bakar. Itu hal yang tidak efisien baik dari sisi biaya dan waktu penerbangan,” tegas Tulus.

Tulus menawarkan solusi jika Kertajati ingin menjadi embarkasi haji, yaitu pemerintah/Kemenhub memperpanjang runway terlebih dulu, minimal menjadi 3.000 meter. “Tidak ada kompromi untuk aspek kenyamanan, keamanan dan keselamatan penerbangan,” katanya.

LEAVE A REPLY