Adik Asuh Remaja Islam Sunda Kelapa Bakal Gelar Nobar Charity Film Guru Ngaji

0
170
Kegiatan Nobar Charity Film Iqro yang digelar oleh Adik Asuh Remaja Islam Sunda Kelapa (AAR) tahun 2017 lalu
Kegiatan Nobar Charity Film Iqro yang digelar oleh Adik Asuh Remaja Islam Sunda Kelapa (AAR) tahun 2017 lalu

HAJIUMRAHNEWS – Setelah sukses menggelar Nobar Charity film Battle of Surabaya dengan 300 orang anak di tahun 2015 dan nobar film Iqro yang diikuti 502 anak yatim dan dhuafa pada 2017 lalu, maka Adik Asuh Remaja Islam Sunda Kelapa (AAR) kembali menggelar Nobar Charity film Guru Ngaji.

Aksi sosial bertajuk 3rd Annual Charity Nobar Film Guru Ngaji yang bakal diikuti 502 peserta ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 28 April mendatang di Studio I, XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta.

Menurut juru bicara 3rd Annual Charity Nobar Film Guru Ngaji, N Fitri Fitriyah, dipilihnya film ini didasari pada adanya fenomena yang menarik tentang sosok tenaga pendidik yang mengajarkan baca Al-Quran atau lebih dikenal dengan guru ngaji. Sebab, kata Fitri, di saat sebagian guru mendapatkan gaji yang memadai dan sertifikasi, di sisi lain akan didapati fenomena lain yang sangat jauh berbeda yang diperoleh para guru ngaji.

Namun begitu, lanjut Fitri, masih ada guru-guru ngaji yang tanpa pamrih memberikan ilmunya untuk mengajarkan dan mendidik anak-anak dengan harapan bisa mencetak generasi masa depan yang lebih baik dan melek Al-Quran. Ironisnya, kehidupan keluarga mereka masih sangat jauh dari kata ‘sejahtera’.

“Fenomena tersebut menggelitik hati kami untuk mengapresiasi lebih perjuangan dan pengorbanan para guru ngaji disertai semangat untuk kembali menumbuhkan kecintaan dan penghormatan kepada guru ngaji. Seiring dengan itu kehadiran film Guru Ngaji yang mengangkat sisi lain kehidupan guru ngaji merupakan pembelajaran yang bagus bagi generasi penerus bangsa,” katanya kepada hajiumrahnews.com di Jakarta, Kamis (19/4).

Film ini, lanjut Fitri, mengisahkan tentang sosok guru ngaji yang cukup dikenal di desanya di tengah kondisi ekonomi yang minim, namun ia harus menghidupi istri dan anak semata wayangnya. Selama mengajar ngaji, sang guru hanya dibayar dengan  sembako bahkan terkadang tidak sama sekali. Film produksi Chanex Ridhall Picture ini sarat dengan pesan moral.

Selain nonton bareng, Fitri menyampaikan bakal digelar meet and greet bersama para pemeran film, seperti Donny Damara, Akinza Chevalier, Dewi Irawan, Ence Bagus, Andania Suri, Dodit Mulyanto, Verdi Sulaiman dan Tarzan. Tidak hanya itu, selain dihadiri para pemeran dan keluarganya juga akan turut hadir para guru ngaji.

Fitri menambahkan, AAR sendiri merupakan salah satu departemen dalam organisasi Riska yang bergerak di bidang sosial khususnya dalam program beasiswa pendidikan bagi siswa tingkat SMP dan SLTA dari keluarga pra-sejahtera. (hai)

LEAVE A REPLY