PWI Banten Kecam Upaya Ketua Dewan Pers Merubah HPN

0
139
Sekretaris PWI Banten, Cahyonoadi saat menjadi narasumber di acara Fokus  Grup Discussion (FGD) yang digelar PWI Banten pada di hotel Horison Ultima  Ratu (13/4) lalu.
Sekretaris PWI Banten, Cahyonoadi saat menjadi narasumber di acara Fokus Grup Discussion (FGD) yang digelar PWI Banten pada di hotel Horison Ultima Ratu (13/4) lalu.

HAJIUMRAHNEWS –  Sejarah kewartawanan tidak bisa diubah, karena keinginan dan ambisi organisasi yang ” baru lahir” dan anggotanya sangat terbatas serta tidak pernah terlibat dalam sejarah wartawan Indonesia di masa kemerdekaan dan pergerakan mempertahankan Republik Indonesia.

Demikian disampaikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banten, dalam keterangan resmi yang diterima hajiumrahnews.com pada Rabu (18/4) terkait upaya Ketua Dewan Pers untuk merubah tanggal Hari Pers Nasional (HPN).

Dalam pernyataan sikapnya, PWI Banten juga menyampaikan bahwa penetapan HPN bertepatan dengan hari jadi PWI dimana untuk pertama kali segenap insan pers bersatu mendeklarasikan PWI, berdasarkan fakta sejarah tersebut, membuktikan keterlibatan Wartawan Indonesia ikut mewujudkan Kemerdekaan RI.

Sekretaris PWI Banten, Cahyonoadi, menegaskan Dewan Pers sebagai regulasi pers Indonesia harus membaca fakta sejarah wartawan Indonesia dan tidak membuat keputusan yang memihak kepentingan sekelompok kecil wartawan yang tergabung di organisasi tertentu, hanya karena organisasi tersebut sebagai pendukung dalam pencalonan ketua Dewan Pers.

“Kami minta Dewan Pers bertindak dan bersikap netral, dan berpihak dalam memutuskan kebijakan terkait kesejarahan bangsa dan negara yang terafiliasi pada gerakan-gerakan berbau ahistoris layaknya gerakan komunis,” tegas Cahyonoadi.

“Kami menuntut mengevaluasi kepemimpinan Stanley YAP sebagai ketua DP karena tidak dapat menjalankan fungsinya sesuai UU pers,” imbuhnya.

Karena itu, PWI Banten juga minta mengevaluasi Statuta Dewan Pers dan keanggotaan organisasi wartawan yang menjadi konstituen Dewan Pers secara proporsional dilihat dari jumlah keanggotaan dan kepengurusan.

Terakhir dalam pernyataan sikapnya, PWI Banten menyatakan sebagai organisasi wartawan tertua dan terbesar yang merupakan bagian dari sejarah pergerskan kenerdekaan dan pembangunan bangsa dan negara Indonesia tidak akan tinggal diam jika DP tidak mengindahkan tuntutan ini kami akan mengajak komponen pers lainnya untuk menduduki Dewan Pers dan membentuk dan mengganti seluruh keanggotaan Dewan Pers.

 

LEAVE A REPLY