Setelah Tertahan Sebulan, 12 Jamaah Akhirnya Bisa Kembali ke Tanah Air

0
51
Para jamaah umrah asal Makassar, Sulsel, yang tertahan dua pekan di Madinah Arab Saudi karena tak punya tiket pesawat pulang ke Jakarta. Foto/KUH KJRI Jeddah
Para jamaah umrah asal Makassar, Sulsel, yang tertahan 1 bulan di Madinah Arab Saudi karena tak punya tiket pesawat pulang ke Jakarta. Foto/KUH KJRI Jeddah

HAJIUMRAHNEWS – Akhirnya 12 jamaah Indonesia yang tertahan di Madinah selama 1 bulan karena tak memiliki tiket, bisa pulang ke kampung halamannya (Minggu, 15/4/18) melalui Bandara Prince Muhammad bin Abdul Aziz Madinah, Arab Saudi.

Salah seorang jamaah umrah yang tertahan, Lukman, mengaku senang dengan fakta ini. “Semua pada senang, impiannya selama ini ingin pulang alhamdulillah telah terwujud. Tak henti-hentinya kami ucapkan syukur dan terima kasih atas perhatian dan bantuannya selama ini,” tulis salah seorang wakil jamaah bernama Lukman kepada Ahmad Hashidin petugas Tim Penanganan Kasus Umrah (TPKU) Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah untuk wilayah Madinah.

Menurut Lukman, keberhasilannya bisa pulang ke Indonesia berkat petugas TPKU yang sukses menekan pihak Muassasah agar bisa membantu pemulangan jamaah yang selama di Madinah dilayani dengan baik. “Kami ucapakan terima kasih yang setinggi-tinggi atas bantuan bapak semua yang responsif menekan pihak muassasah untuk memulangkan kami,” lanjut Lukman yang sudah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu pukul 13.00 WIB hari ini (15/04) melalui pesan singkat kepada Staf Teknis Haji I Ahmad Dumyathi Bashori pukul 12.00 waktu Madinah.

Dari pesan singkat Lukman diketahui bahwa ke-12 jamaah menunggu pengurusan tiket connecting-flight menuju Makassar di ruang tunggu bandara. “Posisi kami sudah di Bandara Soeta dan pihak travel masih menguasahakan tiket ke Makassar,” jelas Lukman kepada Dumyathi.

Proses pemulangan ke-12 orang jamaah umrah asal Makassar ini tergolong lama. Hal ini disebabkan telatnya informasi yang sampai kepada TPKU yang baru mengetahui permasalahan yang dihadapi jamaah pada 10 April 2018 setelah jamaah tertunda kepulangan cukup lama.

Selama sebulan di Madinah, ke-12 jamaah dari travel PT DMT itu mengaku selalu berpindah-pindah dari satu hotel ke hotel lainnya. Awalnya mereka tinggal di hotel al-Sourfah New lalu pindah ke hotel Mubarak al-Masi.

Sebenarnya ada 29 jamaah yang tertahan. Namun, 17 orang sudah pulang dengan membeli tiket masing-masing. (Kun Kun)

 

LEAVE A REPLY