Percepat Pembangunan Masjid, Ikasmanam ’95 Serahkan Bantuan

0
163
Ketua Ikasmanam Angkatan 95 Bayu Eka Rahman didampingin Sari Nurhayati dan Ivan Rizki saat menyerahkan bantuan berupa granit kepada Panitia Pembangunan Masjid At-Taubah yang diterima Bendahara Panitia Dwiyani Hegarwati, di SMAN 6 Cirebon, pada Sabtu (7/4).
Ketua Ikasmanam Angkatan 95 Bayu Eka Rahman didampingi Sari Nurhayati dan Ivan Rizki saat menyerahkan bantuan berupa granit kepada Panitia Pembangunan Masjid At-Taubah yang diterima Bendahara Panitia Dwiyani Hegarwati, di SMAN 6 Cirebon, pada Sabtu (7/4).

HAJIUMRAHNEWS –  Ikatan Alumni SMA Negeri 6 Cirebon (Ikasmanam) Cirebon angkatan ’95 kembali menyerahkan sumbangan berupa granit sebanyak 186 dus kepada Panitia Pembangunan Masjid At-Taubah SMAN 6 Cirebon. Penyerahan bantuan tersebut diserahkan oleh Ketua Ikasmanan ’95, Bayu Eka Rahman kepada Bendahara Panitia, Dwiyani Hegarwati di SMAN 6 Cirebon pada Sabtu, (7/4).

Menurut Bayu, sumbangan ini merupakan bentuk kepedulian para alumni, khususnya angkatan ’95 terhadap almamater. Terlebih sejak setahun terakhir, seluruh alumni terus ikut melibatkan diri untuk membantu pihak sekolah merealisasikan program kerjanya agar bisa memiliki masjid yang lebih representatif sehingga mampu menampung jamaah dan kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah.

“Alhamdulillah, ini merupakan bantuan yang ke sekian kalinya dari kami. Dan sumbangan granit ini untuk kebutuhan lantai dua masjid yang kami kumpulkan bersama belum lama ini,” kata Bayu.

Sebelumnya, kata Bayu, ada sejumlah alumni yang menyerahkan bantuan berupa bahan material secara pribadi langsung kepada panitia beberapa waktu lalu. “Baru ini yang bisa kami berikan untuk almamater, terlebih untuk masjid At-Taubah yang banyak menyimpan kenangan semasa kami sekolah dulu,” ujarnya.

Panitia Pembangunan Masjid Dwiyani Hegarwati dan pengurus Ikasmanam 95 saat meninjau lokasi pembangunan.
Panitia Pembangunan Masjid Dwiyani Hegarwati dan pengurus Ikasmanam 95 saat meninjau lokasi pembangunan.

Sementara, Dwiyani Hegarwati, menjelaskan bahwa, pihaknya menginginkan pembangunan masjid ini bisa rampung sebelum bulan Ramadhan tahun ini, sehingga bisa digunakan untuk kegiatan bulan puasa. “Kepala sekolah juga pengennya sebelum Ramadhan sudah bisa digunakan untuk kegiatan pesantren kilat dan sebagainya,” kata Dwi yang mewakili kepala sekolah dalam kesempatan itu.

Dwiyani menambahkan, bahwa pada mulanya, lantai bawah rencananya untuk ruang aula, namun dalam perjalanannya, digunakan untuk kantin, sehingga masjid akan menempati lantai dua. “Adapun untuk saat ini, bangunan lama masjid masih tetap difungsikan,” ujar Dwi.

Pembangunan masjid ini, lanjut Dwi, menghabiskan biaya sekitar Rp 1 miliar lebih, sementara, bantuan yang diterima dari pemerintah kurang lebih Rp 200 juta. Adapun sisanya, pihak panitia mengajak para orangtua murid dan alumni untuk menyumbangkan sebagian hartanya. “Kami menyampaikan rasa terimakasihnya atas kepedulian para alumni terhadap pembangunan masjid yang ada di lingkungan sekolah yang sampai hari ini terus mengalir,” ucapnya.

Selain Bayu Eka Rahman, sejumlah alumni yang turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut di antaranya Bagas Wirantoro, Kurniadi, Ivan, Sari Nurhayati, Sari Narulita, Tatik dan Dwi. (hai)

LEAVE A REPLY