MA Resmi Salurkan Dana Iwadh ke Baznas

0
70
Deputi Baznas Arifin Purwakananta dan Dirjen Badilag MA, Abdul Manaf,  menandatangani Nota Kesepahaman Penghimpunan Dana Iwadh di Gedung Sekretariat MA, Jakarta, pekan lalu
Deputi Baznas Arifin Purwakananta dan Dirjen Badilag MA, Abdul Manaf, menandatangani Nota Kesepahaman Penghimpunan Dana Iwadh di Gedung Sekretariat MA, Jakarta, pekan lalu

HAJIUMRAHNEWS – Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung, secara resmi menyalurkan dana Iwadh kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Penandatangan Nota Kesepahaman terkait Penghimpunan Dana Iwadh ditandatangani langsung oleh Dirjen Badan Pengadilan Agama, Abdul Manaf dan Deputi Baznas, Arifin Purwakananta di gedung MA pada Jumat, (6/4).

“Dulu pada saat saya masih di daerah, uang iwadh itu disetorkan ke Badan Kesejahteraan Masjid. Sebelumnya juga, uang-uang iwadh ini telah kita pergunakan untuk lingkungan sekitar yg membutuhkan bantuan supaya bermanfaat dan bukan untuk maksiat atau berfoya-foya,” kata Abdul Manaf, usai penandatanganan MoU di ruang Sidang Ditjen Badilag, Jakarta.

Abdul Manaf menjelaskan untuk mengoptimalkan kepada para pelaksana agar setiap meyampaikan laporan bulanan yang berkaitan dengan perkara dan menyisirkan juga laporan pengiriman panggilan. Ia juga akan menginformasikan ke petugas daerah bahwa mulai sekarang ini pengelolaan uang iwadh penyeteronnya nanti sudah tersedia nomor rekeningnya.

Iwadh merupakan dana yang diakibatkan karena proses penceraian. Baznas menduga, diantara berbagai kasus penceraian itu terdapat permasalahan ekonomi. Sehingga Baznas telah merencanakan dana yang akan dihimpun dari dana iwadh juga dimanfaatkan sebagiannya untuk kembali kepada permasalahan ekonomi umat.

“Tentu saja ini akan sebaik mungkin untuk kita upayakan agar bisa ikut menyelesaikan berbagai permasalahan disekitar wilayah kita masing-masing,” kata Arifin.

Arifin menambahkan bahwa Baznas membuka ruang seluas-luasnya kepada media untuk mengakses Baznas dan membuka ruang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mengakses program-program Baznas. Tahun lalu Baznas naik 43%, jadi kepercayaan publik kepada Baznas tinggi dan yakin dengan zakat, masyarakat akan bisa bahagia.

“Barang siapa yg memulai sebuah kebaikan, maka setiap kebaikan itu bermanfaat bagi orang lain maka yang memulai akan mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah,” ujarnya. (hai)

LEAVE A REPLY