Minat Masyarakat Terhadap Bank Syariah Semakin Tinggi

0
126
Nasabah sedang melakukan transaksi di salah satu bank syariah.
Nasabah sedang melakukan transaksi di salah satu bank syariah.

HAJIUMRAHNEWS – Bank Syariah semakin menjadi pilihan masyarakat Semarang untuk menaruh uangnya. Hal ini setidaknya menurut perspektif Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Semarang.

Asbisindo meyakini bahwa perbankan syariah di Kota Semarang akan mengalami pertumbuhan mencapai 10% sepanjang 2018. “Hal itu terlihat dari tren mulai banyaknya masyarakat ibu kota Jawa Tengah (Jateng) itu dalam menggunakan jasa keuangan perbankan syariah,” ujar Agus Trisno Yuwono, Ketua Asbisindo Semarang.

Menurut Agus, kebanyakan masyarakat khususnya yang beragama muslim melakukan segala transaksi berbasis syariah. Di Semarang sendiri sekarang sudah ada 13 bank syariah dan itu merupakan jumlah yang cukup banyak. “Dan diperkirakan akan terus tumbuh, seiring dengan banyaknya anak muda yang mulai menerapkan prinsip syariah dalam melakukan setiap transaksi,” kata Agus sebagaimana dikutip oleh Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Senin (26/3/2018).

Dikatakan Agus, saat ini pertumbuhan perbankan syariah selalu di atas bank konvensional. Namun, jika dilihat dari market share masih kalah jauh dibandingkan bank konvensional.

“Sebenarnya pertumbuhan bank syariah lebih besar dari konvensional. Jika konvensional tumbuh 5% saja dan syariah tumbuh 10% setelah di market share tetap tumbuh kecil, kecuali kalau konvensonal stagnan tapi tidak mungkin karena setiap tahun pertumbuhannya meningkat,” jelasnya.

Sementara itu, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bank syariah, Asbisindo terus melakukan berbagai edukasi kepada masyarakat, terutama yang berada di luar Kota Semarang.

Lebih jauh, kata Agus, Asbisindo juga telah bekerja sama dengan Universitas Diponegoro (Undip) untuk membuka laboratorium syariah dengan harapan dapat mengedukasi mahasiswa agar bisa menyosialisasikan mengenai perbankan syariah.

“Kami sudah bekerjasama dengan Undip dalam melakukan edukasi kepada mahasiswa mengenai pentingnya perbankan syariah, agar para generasi muda semakin tertarik dan memahami apa itu bank syariah,” tambahnya.

Sebelumnya, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng, Muhidin, mengatakan bahwa pemahaman mengenai ekonomi syariah itu penting untuk membentuk umat menuntun ke jalan yang lebih baik. “MUI sudah mengeluarkan 120 fatwa mengenai ekonomi syariah,” ujarnya.

Karena itu, pemahaman soal ekonomi syariah ini perlu terus dilakukan di tiap kesempatan. “Agar masyarakat paham pentingnya melakukan transaksi secara syariah dan sesuai dengan ajaran Islam,” pungkasnya. (Kun)

 

LEAVE A REPLY