Kembangkan Industri Halal, Indonesia Harus Garap Sektor Riil

0
70
Industri Halala Harus mulai menajajaki sektor riil... (foto:ist)
Industri Halala Harus mulai menajajaki sektor riil… (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS-Potensi besar industry halal Indonesia nyatanya tak benar-benar bisa dimanfaatkan secara maksimal. Alih-alih memenuhi potensinya dan menjadi kiblat dari industry halal dunia, Indonesia masih bertengger sebagai pasar dari Negara-negara lainnya di segmen industry halal.

Direktur Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) Dr. H. Sapta Nirwandar menyatakan Indonesia harus membangun sektor riil untuk bisa meningkatkan daya saing di industry halal dan turut meramaikan pasar persaingan sebagai pemain besar.

“Sektor riil ini apa? Ya semua yang kita pergunakan sehari-hari. Seperti hijab, makeup, mukena, makanan,” ujar Sapta saat menjadi pembicara di Indonesia 7th Quartely Conference di Jakarta, Senin (19/3).

Setelah berjalan, pengembangan sektor riil juga harus bersinergu dengan riil dengan institusi keuangan, baik perbankan maupun non bank. “Pangsa pasarnya kan kurang dari 6 persen. Jangan bank hanya untuk produk perbankan saja, tapi bagaimana produk bank bisa menyentuh sektor riil. Mereka boleh punya Sukuk atau semacamnya, tapi harus ada juga yang untuk sektor riil,” papar Sapta.

Sapta berharap untuk membantu pertumbuhan industry halal ini, bank-bank di Indonesia mampu menyediakan produk perbankan yang bisa membantu para pelaku industry halal dengan persyaratan yang tidak memberatkan.

“Harusnya dicarikan jalan, supaya para pelaku ini bisa memanfaatkan produk perbankan tanpa persyaratan yang berat-berat,” ujar mantan Wakil Menteri Pariwisata ini.

Dia mencontohkan, untuk kebutuhan sehari-hari harusnya pelaku industri Indonesia bisa membuat sendiri, seperti aplikasi Muslimpro maupun aplikasi Halal Lifestyle.

“Ada aplikasi Halal Lifestyle, untuk kebutuhan sehari-hari seperti adzan. Ini hanya salah satu contoh. Nah ini perlu didorong untuk berkembang,” sebut Sapta sambil membuka aplikasi tersebut.

Untuk mensosialisasikan beragam produk halal ini, Sapta mengaku akan menggelar Seminar dan Pameran Halal Industri pada 2 hingga 4 Oktober 2018 di Jakarta.

“Halal Lifestyle Center akan bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk menggelar konferensi, workshop dan pameran UKM. Ini akan diadakan bulan Oktober, bersamaan dengan acara Bank Indonesia dengan IMF,” katanya sembari berharap akan ada linkage informasi pada acara ini dan literasi tentang produk-produk halal dari sektor riil.

LEAVE A REPLY