Masyarakat Dihimbau Waspadai Aplikasi Umrah

0
35
Salah satu aplikasi umroh yang beredar di masyarakat. (foto:ist)
Salah satu aplikasi umroh yang beredar di masyarakat. (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS-Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menghimbau agar masyarakat berhati-hati pada aplikasi umrah yang saat ini tengah banyak beredar. Belum adanya regulasi pasti dari pemerintah pada penggunaan aplikasi umrah, menjadi alasan utama mengapa masyarakat harus waspada dan sadar akan resiko yang bisa terjadi.

“Lembaga memberi perhatian ke konsumen agar lebih hati-hati saat menggunakan aplikasi,” kata Pengurus Bidang Pengaduan dan Hukum YLKI Abdul Basith, Minggu (11/02) di Jakarta.

“Ini karena penggunaan aplikasi terkait dengan keamanan perlindungan data pribadi, klausa baku dalam ketentuan umum yang tidak jarang tidak adil, juga akses pengaduan aplikasi yang kadang minim,” lanjutnya

Abdul Basith meminta agar masyarakat memperhatikan aspek kehalalan dan mekanisme yang sesuai syariah pada aplikasi umrah ini. Salah satunya dengan melihat apakah aplikasi tersebut sudah mengantongi sertifikat dari Dewan Syariah Nasional (DSN).

Menurut Anggota Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia  (DSN MUI) Oni Sahroni,sertifikasi dari DSN terhadap sebuah lembaga atau perusahaan adalah legitimasi dalam bentuk fatwa bahwa operasional bisnis berjalan sesuai syariat Islam. Dengan demikian, lembaga atau perusahaan yang telah mengantongi sertifikat ini, bisa dipastikan proses bisnisnya terhindar dari money game.

“Salah satu aplikasi umroh, MudahUmrah saat ini sedang mengurus rekomendasi dari DSN. Aplikasi ini masih dalam tahap konsultasi dan koordinasi untuk peroleh sertifikat,” ujar Oni. Melalui proses konsultasi, instansi atau perusahaan ini bisa berdialog dengan DSN terkait hukum-hukum bisnis syariah.

Oni menyatakan, masyarakat bisa memastikan kemanan bisnis syariah berbasis aplikasi, bilamana aplikasi tersebut telah memiliki rekomendasi dan sertifikat bisnis dari DSN.

Salah satu aplikasi umroh adalah Go-Umrah, merupakan wadah pemesanan paket dan keperluan umroh. Aplikasi milik PT BISA (Briliant Inside Shafira Azaria)  ini bekerjasama dengan dua perusahaan yang memiliki latar belakang bisnis yang berbeda yaitu PT Shafira Tours & Travel dan Azaria.

PT Shafira sudah 14 tahun bergerak di bidang Tour & Travel Umrah-Haji dan terdaftar di Kementerian Agama. Sementara Azaria merupakan toko daring yang menyediakan keperluan umrah.
Pihaknya memastikan bahwa aplikasi Go-Umrah terafiliasi dengan perusahaan. Kendati berbeda managemen, tapi paket umroh Shafira bisa dijual oleh agen Go-Umrah.

Dipastikan pula, setiap keberangkatan umroh dari aplikasi ini selalu memakai jasa Shafira, baik dalam keberangkatan jemaah yang seperti pusat dan satu kelompok

 

LEAVE A REPLY