Gegara Ditipu, Pesulap Pak Tarno Gagal Naik Haji dan Bangun Mushola

0
220
Pak Tarno dengan baju kebesaran sulapnya, warna hitam.
Pak Tarno dengan baju dan topi kebesaran sulapnya, warna hitam.

HAJIUMRAHNEWS – Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar nama Pak Tarno? Banyak hal, bisa seorang pesulap, orangnya lucu, selalu pakai wig dan bawa sisir serta kaca dan sering bawa koper saat pentas untuk meragakan sulapnya.

Namun, dari sekian hal tentang Pak Tarno, ada satu ungkapan yang menjadi ikonik dari sosoknya, yaitu kalimat,¬†“Dibantu ya, bim salabim jadi apa? Prok prok prok.”

Ya, itulah “mantra sakti” dari Pak Tarno setiap kali mentas. Akhirnya, sulap Pak Tarno pun diterima di kalangan masyarakat dan penikmat dunia segala trik tersebut.

Nama Pak Tarno sendiri mulai tenar saat mengikuti ajang pencarian bakat sulap The Master ‘Season 3’. Sosok Pak Tarno yang polos dan apa adanya membuat dia disukai banyak orang. Terlebih, dia memang sosok yang penuh ceria.

Sebagai Master of Traditional Magic (julukan ini disematkan oleh Deddy Corbuzier), Pak Tarno terbilang cukup sukses. Sudah tentu, pundi-pundi keuangan pun mengalir cukup deras ke kantongnya atau mungkin ke kopernya. Karena itu, ia pun bercita-cita ingin pergi haji dan membangun mushola di kampung halamannya.

Namun, di saat rencananya itu hendak diwujudkan, ia justru ditipu orang. “Saya pengin bikin mushola¬†sebenarnya, cuma ya ketipu, mau digimanain lagi yah, jadi bengang-bengong gitu,” kata pak Tarno.

Pria asal Brebes, jawa Tengah itu mengatakan, ia telah ditipu habis-habisan oleh manajernya sendiri.

Awalnya Pak Tarno ingin membeli mobil lewat perantara manajer. Bukannya dapat yang diinginkan, uang untuk DP mobil malah raib dibawa si manajer.

“Sopir sekalian manajerin, jadi lagi pengin mobil, istrinya yang manajerin, ‘Mas Tarno beli mobil ya?’, ‘Iya’, ‘Ya sudah sini duitnya’. Eh duitnya enggak dikasihkan, lah mobilnya enggak ada,” ujarnya.

Selain DP mobil, lanjutnya, ia juga kehilangan sejumlah uang yang ada di rekeningnya.

“Seratus juta lebih. Saya enggak tahu yang rekening berapa. Suruh tanda tangan, eh enggak taunya dari bank,” ungkap Pak Tarno.

Manajer baru pak Tarno, Aditya Sentosa, membenarkan ucapan artisnya.

“Iya jadi manager pertamanya pak Tarno, uang-uang yang didapat sama pak Tarno itu diambil semua sama dia, mungkin sekitar Rp 150 juta itu dibawa kabur. Sebenarnya bukan manajer sih, dia ngaku-ngaku managernya,” jelas Aditya.

Akibat kejadian tersebut, kini Pak Tarno harus bersusah payah lagi mengumpulkan rupiah guna mewujudkan impiannya.

“Sedih tau, saya pengin di akhirat nanti kan sudah bangun mushala, naik haji. Cita-cita saya pengin naik haji dulu, baru bangun mushala. Buat ongkos di akhirat kan nggak cuman di dunia aja,” kata Pak Tarno.

“Saya takut tau. Saya belum punya apa-apa. Kalau sudah bangun mushala, naik haji, kan saya udah enak,” tambahnya.

Kami mendoakan, semoga keinginanmu kelak bisa terwujud, Pak Tarno! Amien yra. (Kun)

LEAVE A REPLY