Investasi Oman di Indonesia Disambut Positif oleh MUI

0
92
Beberapa delegasi Oman berkunjung ke Indonesia untuk jajaki investasi pada Maret 2017 yang lalu.
Beberapa delegasi Oman berkunjung ke Indonesia untuk jajaki investasi pada Maret 2017 yang lalu.

HAJIUMRAHNEWS – Oman adalah negara yang damai dan sejahtera. Sebagaimana dikatakan oleh Ketua Umum Rabithah Alawiyah, Zen Umar Sumaith yang pernah beberapa kali melakukan hubungan kerja sama dengan Kesultanan Oman, satu hal yang paling menonjol dari Oman adalah pemerataan ekonomi untuk semua rakyatnya. Di Oman tidak ada orang yang terlalu jauh perbedaan kesejahteraannya antara satu dengan yang lainnya.

“Karena ekonomi baik, pemerataannya baik,” ujarnya.

Kini, negara yang terkenal aman dan damai tersebut berniat untuk melakukan investasi di Indonesia. Ini adalah kabar yang menggembirakan bagi perekonomian Indonesia. Sebelumnya diketahui bahwa pada Maret 2017 yang lalu, sekitar 33 pengusaha asal Oman berkunjung ke Indonesia untuk menjajaki peluang investasi di Indonesia. Mereka kemudian dipertemukan dengan 50 pengusaha yang merupakan anggota Kadin Indonesia dalam Business Forum Indonesia-Oman yang digelar di BKPM, Jakarta, Rabu (8/3).

“Kunjungan delegasi Oman ini menunjukkan bahwa minat berinvestasi dari negara Timur Tengah ke Indonesia mulai muncul. Kami akan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait seperti Kadin maupun Kementerian Luar Negeri untuk menangkap minat investasi tersebut,” ujar ketua BKPM, Thomas Trikasih Lembong, saat itu.

Menurut Thomas, upaya untuk menarik investasi dari Oman ke Indonesia membutuhkan pendekatan secara regional dengan melihatnya sebagai negara GCC (Gulf Cooperation Council).

Data BKPM mencatat, realisasi investasi dari Oman pada tahun 2010-2016 tercatat sebesar US$211 ribu atau berada di peringkat 101. Investasi tersebut dilakukan di dua sektor utama yakni sektor tanaman pangan, perkebunan, listrik, gas, dan air. Sementara dari data investasi langsung, belanja modal Oman banyak dilakukan di negara-negara seperti Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Qatar, Saudi Arabia dan Inggris.

Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Ummat Majelis Ulama Indonesia (KPEU MUI), M. Azrul Tanjung menanggapi positif soal rencana investasi Oman di Indonesia ini.

“Ini peluang, Indonesia harus banyak belajar dari negara Oman. Mereka mampu menjadi negara kuat dan kaya melalui transformasi ekonomi yang dilakukan,” ujar Azrul sebagaimana dimuat di media resmi MUI.

Menurut Azrul, nilai kurs Oman terbilang sangat tinggi dibanding dengan negara lain. Nilai Kurs Oman saat ini ialah 1 Real Oman setara dengan 2 Euro atau sama dengan 2 Poundsterling atau senilai US$ 3. “Jika dirupiahkan maka kurang lebih Rp 37.800,” kata Azrul.

Azrul juga berpesan agar ada konsolidasi antara negara-negara Islam seperti investasi Oman ini. Melalui konsolidasi dan kerjasama, negara-negara Islam kemungkinan mampu berkompetisi dengan negara adikuasa.

“Negara-negara Islam memang harus dikonsolidasikan dan dikerjasamakan agar mampu menyaingi perekonomian negara-negara adikuasa,” ujarnya. (Kun)

 

LEAVE A REPLY