Tahun 2018, OJK Fokus Bangun Bank Wakaf Mikro di Berbagai Daerah

0
35
Bank Wakaf Mikro diharapkan mampu menjadi solusi untuk menurunkan tingkat kemiskinan tanah air. (foto:ist)
Bank Wakaf Mikro diharapkan mampu menjadi solusi untuk menurunkan tingkat kemiskinan tanah air. (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS-Diantara terobosan baru Otoritas Jasa Keuangan di tahun 2018 adalah pengembangan ekonomi syariah melalui Bank Wakaf Mikro di berbagai daera.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menjelaskan, pembentukan Bank Wakaf Mikro di berbagai  daerah menggunakan platform Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS).

“Skema pembiayaan melalui Bank Wakaf Mikro yang dikembangkan merupakan pembiayaan tanpa agunan dengan margin setara tiga persen sehingga akan sangat membantu masyarakat kecil serta usaha mikro dan kecil,” kata WImboh  di Jakarta, belum lama ini

Program ini sebelumnya telah diresmikan langsung Presiden Joko Widodo dan OJK di bulan Oktober 2017. Dan sejauh ini teah ada 20 LKMS yang dibentuk hingga akhir tahun 2017. “Target 20 LKMS sudah terbentuk. Tahun ini target kita lebih banyak lagi,” papar Wimboh.

Wimboh menyatakan program ini akan terus diaplikasikan  dengan juga melibatkan lebih banyak pesantren untuk membentuk LKMS.

Penasehat Senior OJK Edy Setiadi mengungkapkan pembentukan Bank Wakaf Mikro meupakan salah satu upaya untuk menurunkan tingkat kemiskinan di Indonesia melalui akses keuang. Sembari disaat bersamaan merupakan program pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan usaha skala mikro.

Edy menerangkan Bank Wakaf Mikro bisa memberikan modal usaha maksimal sebanyak Rp 3 juta kepada para santri dan masyarakat di lingkungan pondok pesantren yang bekerjasama dengan OJK. Sejauh ini Bank Wakaf Mikro telah bersinerhi dengan 10 lembaga pondok pesantren di Cirebon, Bandung, Ciamis, Purwokerto, dan lainnya.

Terkait program ini, Presiden Joko Widodo telah menegaskan bahwa Bank Wakaf Mikro tak akan memberikan bunga pada peminjamnya.

“Tidak ada bunga, hanya terkena biaya administrasi sebesar tiga persen. Itu bukan bunga, karena memang biaya administrasi untuk industri keuangan kurang lebih segitu,” kata Jokowi dalam Pertemuan Industri Jasa Keuangan yang digelar OJK di Jakarta, Kamis l (18/1),

Jokowi menambahkan keberadaan Bank ini tak harus besar yang penting sesuai dengan fungsi dan tujuannya yaitu memperhatikan usaha mikro dan kecil untuk mengurangi tingkat kemiskinan di tanah air,

“Setelah ini akan dibuka lagi (bank wakaf) di lingkungan pesantren. Bank itu akan memberikan kredit kepada usaha kecil dan mikro ada di lingkungan pondok pesantren yang sudah memiliki komunitas bisnis,” papar Jokowi.

LEAVE A REPLY