Pesawat Jamaah Haji Asal Nigeria Meledak, Tewaskan 176 Penumpang

0
318

biro Umrah Terburuk 2017HAJIUMRAHNEWS – Suasana berkabung melanda kota berjuluk “Raksasa Afrika”. Pesawat udara yang mengantarkan jamaah haji asal Nigeria meledak dan menewaskan banyak orang. Semua orang dibuat terkejut akan peristiwa ini hingga dunia ikut berkabung dan mengucapkan belasungkawa.

Empat puluh lima tahun yang lalu. Ya, peristiwa yang terjadi pada tanggal 22 Januari 1973 itu seolah masih teringat begitu kuat di benak kita sebagai umat Islam, khususnya para korban. Betapa peristiwa itu begitu menyayat hati. Pesawat Maskapai Royal Jordanian yang disewa Nigeria Airways itu terbakar dan meledak saat mendarat di Bandara Internasional Mallam Aminu Kano.

Hari ini seolah kita diingatkan kembali dengan peristiwa itu. Saya memang belum lahir saat peristiwa itu terjadi. Tetapi, dari rekam jejak di media sosial, tampaknya peristiwa itu begitu mengerikan. Bayangkan, ada 198 jamaah dan 11 kru yang ada, di antaranya 170 jamaah dan 6 kru pesawat meninggal dunia saat itu. Sebuah jumlah yang tak kecil tentunya!

Sedihnya, pesawat itu mengalami kecelakaan di negerinya sendiri. Ketika jamaah haji sudah melakukan tugasnya di kota suci. Tinggal mereka bertemu dengan sanak keluarga di rumah. Sayang, ajal terburu menjemput mereka.

Sebelum peristiwa dahsyat itu terjadi, konon suasana di sekitar bandara begitu mengerikan. Ada badai pasir yang dahsyat sehingga memaksa pilot pesawat yang bernama John Waterman asal Amerika Serikat, membatalkan pendaratan dan lebih memilih untuk memutar balik karena pandangan sangat terbatas.

Keputusan John sudah tepat. Badai pasir itu akhirnya berlalu. Ia pun memutuskan untuk kembali melakukan pendaratan. Harapannya, tentu, agar pendaratan ini berjalan mulus seperti yang dilakukan sebelumnya. Namun, apa yang dipikirkan tak terjadi pada kenyataan. Ketika menapak landasan, roda pesawat rusak yang menyebabkan kapal terbang dan terbakar lalu meledak.

Hingga kini penyebab kecelakaan itu masih menjadi misteri yang belum terpecahkan. Alasannya sederhana: saat itu belum ada badan investigasi dan sistem canggih yang bisa melacak dan mengetahui hal-hal yang menyebabkan kecelakaan sebuah pesawat. Namun, dugaan kuat muncul bahwa hal itu disebabkan karena lintasan bandara yang buruk sehingga mengakibatkan roda pesawat rusak.

Selain penumpang pesawat, ada seorang bocah yang tewas di lokasi kejadian. Bukan karena kecelakaan, tapi karena si bocah mencuri barang korban pesawat dan kemudian dipukuli keluarga korban hingga mati.

Demikian peristiwa dahsyat yang menimpa jamaah haji pernah terjadi di tanggal ini, yaitu 22 Januari. Semoga peristiwa serupa tidak akan terjadi lagi di masa yang akan datang. (Kun)

 

LEAVE A REPLY