Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Eropa Siap Launching November 2018

0
49
Masjid Ramah Lingkungan pertama di eropa ditaksir menelan biaya sekitar 24 juta poundsterlig, (foto ilustrasi) (foto:ist)
Masjid Ramah Lingkungan pertama di eropa ditaksir menelan biaya sekitar 24 juta poundsterlig, (foto ilustrasi) (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS-Belakangan konsep masjid ramah lingkungan (eco masjid) memang tengah diminati oleh komunitas atau lembaga-lembaga keislaman di tanah air. Pasalnya, konsep  Eco Masjid sangat  menekankan sumbangsih dalam ikut merawat lingkungan yang lebih bersih dan hijau.

Tak hanya di Indonesia, masjid ramah lingkungan ini juga ternyata cukup diminati oleh komunitas muslim di berbagai Negara. Seperti baru-baru ini sebuah masjid berkonsep ramah lingkungan  pertama akan diluncurkan di kota Cambridge-Inggris pada November 2018.

Dilansir dari Cambridge Network, Jumat (19/01) masjid ini disiyalir akan menjadi masjid pertama di Eropa yang mengusung konsep ramah lingkungan dan akan menjadi masjid bernilai tertinggi ketika selesai nanti.

Ketua Cambridge Mosque Trust, Tim Winter menyatakan proyek pembangunan masjid ditaksir akan mencapai 24 juta poundsterling atau setara 400 miliar rupiah.

Winter menuturkan pembangunan masjid ini juga melibatkan banyak pihak dan sumbangsih dari berbagai  komunitas muslim di seluruh dunia seperti Indonesia, Arab Saudi Hongkong dan Amerika Serikat. Namun tak semua donasi yang diberikan berbentuk uang, banyak diantaranya yang memberikan donasi berupa sound system, karpet, sejadah dan ornamen masjid.

“Banyak rekanan, kontraktor, dan donatur yang mendedikasikan bantuan mulia,” ujar Winter. Konstruksi masjid di Mill Road mulai dibangun pada 5 September 2016 dan diperkirakan selesai November 2018.

Semua donasi tersebut ia terima tanpa ada ikatan kontrak apapun dan bersifat mengikat. Bahkan ada pula donasi yang cukup besar dari Qatar dan perusahaan swasta Turki. Masjid ini akan mampu menampung sekitar 1.000 jemaah. Sebanyak 700 untuk ruang pria dan 300 perempuan.

Nantinya, akan ada delapan lapangan parkir, dan beragam fasilitas lainnya yang bisa menunjang kebutuhan ibadah dan khazanah komunitas muslim termasuk menyediakan fasilitas khusus untuk kaum muslimah di Eropa.

“Fasilitas kami akan sangat terbuka untuk perempuan, kami punya banyak konsultan perempuan. Ada banyak area taman yang bisa digunakan komunitas mana pun. Ada juga kedai kopi yang bisa jadi tempat santai,” terang Winter.

Fasilitas penunjang lainnya adalah penyediaan ruang khusus ibu dan anak, tempat perawatan perempuan hingga terapi. Selain itu ada fasilitas pemakaman Muslim, sekolah Alquran untuk anak dan area berteknologi.

Akan ada generator tenaga surya yang ditempel di atap masjid, fasilitas mengolahan air, penggunaan energi ramah lingkungan, pompa pemanas hingga ventilasi yang lenggang.

 

LEAVE A REPLY