PP Jaminan Produk Halal Masih dalam Tahap Pengkajian

0
128

HAJIUMRAHNEWS-Langkah Indonesia untuk menjadi kiblat halal dunia melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) nampaknya masih harus terganjal. Pasalnya hingga saat ini Peraturan Pemerintah tentang Jaminan Produk Halal (JPH) masih belum juga terbit. Padahal masyarakat telah sangat menunggu kiprah BPJPH yang telah dilantik sejak 11 Oktober 2017 tersebut.

Ketua BPJPH Prof Sukoso menyatakan bahwa salah satu alasan kuat mengapa hingga saat ini PP masih belum bisa diterbitkan adalah karena halal merupakan persoalan yang cukup pelik dan membutuhkan kajian yang melibatkan banyak kementerian.

“Namanya PP itu kan bukan sekadar bikin. Kedua, kan ini juga melibatkan banyak kementerian. Mungkin kementerian A minta begini, kementerian B minta ditambain itu, dan kementerian C minta begini. Itu kan menjadi masalah dalam harmonisasi,” kata Sukoso, Senin (15/1).

“Pokoknya harus disiapkan yang baik lah. Kita sudah menyiapkan. Artinya ororitas dari pemerintahan lewat prosedur birokrasinya memang harus dijalani seperti itu,” lanjutnya.

Sukoso mengungkapkan saat ini PP jaminan  produk halal masih dalam tahap harmonisasi dan ditangani oleh Sekretariat Negara.  “Bukan belum ada PP. PP-nya sudah diolah. Jadi PP itu kan bukan hanya sekedar buat. Kan prosesnya harus ada harmonisasi, lalu ada klarifikasi. Sekarang PP itu sudah ada di Sekretariat Negara (Setneg),” terang Sukoso.

Barulah setelah pengkajian dan penandatanganan oleh kementerian terkait, PP tersebut akan ditandatangani dan disahkan langsung oleh Presiden Jokowi. Karenanya, menurut Sukoso, Setneg memeerlukan kehatia-hatian pada tahap pengkajian PP ini.

Meski belum tau kepastian penerbitannya, Sukoso berharap segala proses yang dibutuhkan bisa cepat terselesaikan sehingga dirinya bisa mulai bekerja dan melakukan sertifikasi halal.

“Harapannya sih secepatnya. Tapi kalau tanya kapan, jangan tanya saya. Kita berharap secepatnya,” pungkasnya.

 

LEAVE A REPLY