Setelah 22 Tahun India Kembali Buka Jalur Laut Menuju Tanah Suci

0
63

india buka jalur laut menuju tanah suciHAJIUMRAHNEWS – Transportasi apa yang akan Anda pilih untuk pergi ke tanah suci? Pesawat terbang, kereta api, atau kapal laut. Bagi negara jauh, pakai kereta api tentu tak mungkin. Kini, yang paling memungkinkan dan efisiensi waktu adalah pesawat terbang. Dari Indonesia saja untuk sampai ke sana tak lebih dari setengah hari dengan kapal udara.

Namun, tidak semua orang suka dengan pesawat terbang. Ada orang-orang tertentu yang phobia terhadap ketinggian, salah satunya adalah saya. Terus terang, meski saya sudah beberapa kali naik pesawat terbang, yang namanya ketinggian tetap saja takut. Hingga kini, saya masih merasa khawatir jika naik pesawat lagi.

Karena itu, jika ada pilihan untuk naik lewat jalur laut, saya akan ambil –meski memakan waktu berhari-hari. Sayangnya, Indonesia belum membuka kembali jalur laut yang dulu pernah digunakannya.

Hal ini berbeda dengan India. Sebuah negara dengan jumlah umat Islam terbanyak kedua setelah Indonesia ini, mulai tahun ini membuka kembali jalur laut. Jadi, orang India yang phobia terhadap ketinggian, tak perlu lagi khawatir. Karena mereka bisa menuju tanah suci untuk haji atau umrah melalui jalur laut.

Hal ini didapatkan setelah ada kesepakatan antara pemerintah Arab Saudi dan India untuk membuka kembali jalur laut dari pelabuhan Mumbai menuju Jeddah setelah 22 tahun ditutup.

Sebelumnya India memang pernah memberangkatkan jamaah haji melalui laut sebelum dihapuskan pemerintah pada 1995. Saat itu perjalanan kapal dari Mumbai menuju Jeddah dapat memakan waktu hingga 12-15 hari, melewati Pakistan dan Iran. Belum lagi kalau kita bicara soal cuaca buruk di tengah laut.

Kondisi inilah yang membuat jumlah jamaah semakin berkurang setiap tahunnya hingga terakhir di tahun 1994 hanya ada 4.700 jamaah. Akhirnya pada 1995, pemerintah India menghentikan pelayanan pemberangkatan jamaah haji lewat jalur laut, menyisakan pilihan hanya melalui jalur udara.

Seiring perkembangan zaman dan teknologi yang semakin canggih, termasuk perkapalan. Maka, sejumlah kapal pesiar dengan fasilitas modern siap diberangkatkan dari pelabuhan Mumbai, Kolkata dan Kochi dengan waktu perjalanan hanya 2-3 hari. Sekali pemberangkatan, kapal pesiar haji dapat membawa hingga 5.000 jamaah.

Menurut Menteri Urusan Minoritas India Mukhtar Abbas Naqvi, rencana untuk menggunakan jalur ini sebenarnya sudah dibahas dengan Menteri Transportasi India Nitin Gadkari sejak 2017 dan baru direalisasikan tahun ini. Dengan jalur laut ini, biaya perjalanan bisa ditekan hingga 50 persen.

“Ini adalah langkah yang revolusioner dan ramah terhadap para jamaah haji,” kata Naqvi dilansir Al Arabiya, Rabu (10/1/2018).

Tahun ini, Arab Saudi memberi jatah kepada India 170.000 jamaah. (Kun)

 

 

 

LEAVE A REPLY