Baznas Rilis OORTH untuk Memudahkan Masyarakat Berzakat

0
57
Deputi Baznas, Arifin Purwakananta dan CEO OORTH, Krishna Adityangga berjabat erat menandai kerja sama program aplikasi donasi di medsos hasil karya anak bangsa Indonesia yang diluncurkan di Jakarta, Jumat (12/1). (Foto: Ist)
Deputi Baznas, Arifin Purwakananta dan CEO OORTH, Krishna Adityangga berjabat erat menandai kerja sama program aplikasi donasi di medsos hasil karya anak bangsa Indonesia yang diluncurkan di Jakarta, Jumat (12/1). (Foto: Ist)

HAJIUMRAHNEWS – Deputi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Arifin Purwakananta menegaskan, Baznas terus berinovasi dalam mengembangkan layanan berdonasi bagi masyarakat yang ingin membantu mustahik melalui media sosial. Semua itu dilakukan untuk memberi kemudahan kepada masyarakat dalam berzakat.

“Dengan mengikuti jaman yang lebih tren dan selera masyarakat, Baznas kembali menambahkan layanan pembayaran zakat dengan menggandeng sebuah aplikasi media sosial dalam negeri bernama OORTH,” kata Arifin dalam sambutannya saat meluncurkan OORTH sebagaimana dikutip dari rilis yang diterima hajiumrahnews.com pada Jumat (12/1)

Menurutnya, OORTH sendiri adalah aplikasi media sosial yang memfasilitasi pengguna untuk berinteraksi dengan komunitasnya baik komunitas sosial maupun bisnis dalam memaksimalkan pertemanannya.

Dalam acara tersebut turut hadir Deputi BAZNAS, Arifin Purwakananta dan OORTH, Krishna Adityangga.

“Baznas mendorong lahirnya model media sosial yang bukan hanya sekedar untuk berkomunikasi namun juga cara yang cocok untuk masyarakat Indonesia yang gemar membantu satu sama lain,” katanya.

Sementara CEO OORTH, Krishna Adityangga, menyampaikan bahwa selain digunakan untuk berkomunikasi, bersosial dan berinteraksi dengan banyak orang, OORTH juga memfasilitasi penggunanya untuk dapat berdonasi dengan cara yang lebih mudah. Salah satu fitur yang disediakan oleh OORTH untuk berdonasi ialah melalui Skypay.

“Jika ada pengumpulan donasi, pakai OORTH juga dapat lebih mudah. Tidak perlu ribet pakai banyak rekening,” kata Krishna.

Diharapkan, kata Krishna, dengan adanya aplikasi media sosial jenis ini, dimanfaatkan dengan baik untuk memaksimalkan donasi yang terkumpul. Dengan kultur gotong royong dan kebersamaan yang kuat, media sosial bisa digunakan sebagai sarana tolong menolong dan berbagi rezeki.

Sebelumnya, Baznas telah memiliki beberapa strategi dalam bidang ini. Pertama, penggalangan dana melalui platform digital milik Baznas, seperti website, fanpage Baznas sosial media milik Baznas dan apps store Baznas yaitu muzaki corner. Kedua, menggunakan platform komersial, sehingga pembayaran zakat dapat dilakukan pada kanal-kanal belanja digital. (hai)

LEAVE A REPLY