Sekretaris PHU Minta Pejabat Hati-hati dan Teliti Gunakan Anggaran

0
13
Sekretaris PHU Muhajirin Yanis mempimpin rapat konsolidasi dan koordinasi untuk pemantapan rencana kerja tahun 2018. (foto:kemenag)
Sekretaris PHU Muhajirin Yanis mempimpin rapat konsolidasi dan koordinasi untuk pemantapan rencana kerja tahun 2018. (foto:kemenag)

HAJIUMRAHNEWS-Mengawali masa kerja tahun anggaran 2018,  Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) melakukan konsolidasi dan koordinasi untuk pemantapan rencana kerja.

Hal ini dilakukan mengingat Ditjen PHU memiliki 543 satuan kerja (satker) di seluruh Indonesia. Satker tersebut mulai dari tingkat pusat, Kanwil Kementerian Agama provinsi, Kemenag Kabupaten/Kota, hingga UPT Asrama Haji. Banyaknya jumlah satker PHU tentunya membutuhkan perencanaan anggaran, penyerapan, dan pelaporan yang baik dan akuntabel.

Sekretaris PHU Muhajirin Yanis yang mempimpin rapat tersebut menghimbau agar semua Satker di PHU mampu meningkatkan kinerja positif di tahun 2018. Ia pun menyampaikan berbagai hal kaitannya dengan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2018.

“Serah terima DIPA akan dilaksanakan pada Kamis besok,” kata Yanis di ruang rapat Ditjen PHU-Jakarta, Rabu (10/1/).

Selain menyampaikan RKA 2018, Yanis juga mereview hasil kerja 2017.”Saya ucapkan terima kasih kepada semua pegawai PHU atas kerja kerasnya selama ini. Kinerja PHU tahun lalu yang sudah baik agar ditingkatkan di tahun 2018,” tutur Yanis

Dalam kesempatan tersebut, Yanis juga meminta kepada semua pejabat untuk ┬ámencermati mata anggaran di Rencana Kerja Anggaran (RKA) 2018.”Setelah RKA diterima setiap pejabat harus mencermati nama kegiatan, nilai anggarannya, dan harga satuan,” paparnya.

“Review anggaran sangat penting untuk kelancaran kegiatan. Meskipun bisa direvisi tapi butuh waktu,” lanjutnya.

Meski begitu, Yanis tetap meminta semua pejabat bisa lebih teliti, berhati-hati, dan efisien dalam menggunakan anggaran. Sekretaris yang pernah menduduki beberapa jabatan direktur di PHU juga berpesan agar anggaran digunakan secara optimal dengan hasil maksimal.

“Anggaran yang nanti diserahkan harus digunakan dengan tepat guna, tepat waktu, dan tepat sasaran. Jangan abaikan administrasi pencairan dan kelengkapan pelaporannya, ” tandasnya.

 

LEAVE A REPLY