Jamaah Travel SBL Berteriak Histeris Karena Gagal Berangkat

0
340

Pink Bordered Photography QuoteHAJIUMRAHNEWS – Seorang pemuda berkenakan sweater warna abu terlihat teriak-teriak penuh histeris. Dia diapit dan dirangkul oleh dua temannya untuk ditenangkan. Peristiwa itu terjadi di Bandara Soekarno Hatta pada hari Senin (8/1/2018).

Laki-laki itu adalah salah satu korban yang gagal berangkat ke tanah suci untuk umrah. Ada beberapa orang lagi bersamanya. “Jumlahnya ada 21 orang,” ujar seorang ibu yang tampak sudah sepuh sambil berjalan.

Apa yang menyebabkan mereka gagal berangkat? “Tiketnya ada tapi passportnya tidak ada,” ujar ibu itu lebih lanjut.

Dari tanda dan tulisan yang ada di tas yang dipakai oleh jamaah, tampaknya mereka berasal dari rombongan travel SBL (Solusi Balad Lumampah) yang kantornya ada di Bandung. Hal ini diperkuat oleh baju seragam khas milik travel SBL yang dikenakan oleh jemaah, yaitu warna hijau dengan garis-garis batik vertikal dan syal warna kuning.

Belakangan, travel ini memang tengah menjadi sorotan. Diduga ada sekitar 3000 jamaahnya yang gagal berangkat tahun ini.

Di tempat lain seorang anak remaja juga terlihat mengamuk dan menangis. Tampaknya ia juga tidak terima dengan kenyataan bahwa ia gagal berangkat umrah. Seorang pria besar yang diduga adalah ayahnya kemudian menenangkannya dan membawanya pergi.

Peristiwa ini tentu saja semakin menambah deret panjang travel-travel umrah yang gagal memberangkatkan jemaahnya ke tanah suci. Sebuah pukulan telak bagi bisnis travel haji dan umrah di Indonesia. Disinyalir, nilai kerugian yang dialami oleh jemaah travel SBL sekitar 57 miliar.

Sebelumnya, SBL (kasusnya pernah diangkat di media ini) juga tersandung masalah. Jemaahnya yang berjumlah ribuan orang terancam tak punya tempat tinggal (penginapan) selama di Mekah karena pihak hotel mengancam untuk mengusirnya jika hutang travel tersebut tidak segera dibayarkan kepada pihak hotel.

Namun, belum hilang rasa penasaran kita soal nasib mereka, kini kita sudah dihadapkan kembali dengan kasus baru dari SBL, yaitu ribuan jamaah umrahnya terancam gagal berangkat.

Dari kasus ini kita bisa menilai bahwa pengelolaan atau manajemen keuangan perusahaan travel SBL begitu buruk. Diketahui, SBL menawarkan harga promo umrah sebesar 19 juta. Banyak orang yang tertarik karena harga murahnya sehingga mendaftar umrah ke travel ini. Namun, promo ini berakhir dengan kegagalan. Karena ternyata pihak travel mengalami kerugian. Imbasnya, ribuan jamaah banyak yang gagal berangkat.

Pihak Kemenag sendiri sudah mengirimkan surat teguran kepada Travel SBL untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut. Pihak SBL sudah berjanji akan memberangkatkan mereka akhir Januari tahun ini.

Kita tunggu saja realisasinya. Jika tak bisa diwujudkan, SBL terancam akan mendapatkan sanksi berupa pencaputan izin operasional. Otomatis, ia tidak bisa menyelenggarakan kegiatan umrah dan haji lagi. (Kun)

 

LEAVE A REPLY