BISMA Akan Bangun Pusat Belanja Syariah Internasional di BSD Tangerang

0
56
BSD Junction akan punya tempat belanja (ritel) berkonsep syariah. (foto:ist)
BSD Junction akan punya tempat belanja (ritel) berkonsep syariah. (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS-Perkembangan bisnis syariah di Indonesia belakangan mulai menunjukan grafik yang menggembirakan. Apalagi, kini dukungan pemerintah terhadap segmen syariah kian menguat. Ini terbukti dengan komitmen pemerintah melalui Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) yang resmi dibentuk dan dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo untuk mencapai visi Indonesia sebagai sentra dari ekonomi syariah dunia.

Selain itu, respon baik juga ditunjukan para pelaku usaha dibeberapa daerah. Para stakeholders mulai melek akan potensi segmen industry syariah di Indonesia.

Seperti baru-baru ini, BSD International Syariah Market (BISMA) mulai menggarap sebuah proyek pembangunan  pusat belanja (ritel) berstandar internasional dengan konsep syariah di BSD Junction Tangerang Selatan.

CEO BISMA Fajar Informanto menyetakan bahwa pusat perbelanjaan in I merupakan yang pertama dan satu-satunya di Provinsi Banten yang menggunakan konsep syariah. Ia menyebutkan, selama lima tahun tahap awal akan dibebaskan sejumlah biaya seperti sewa, service charge dan bagi hasil.

“Insya Allah, konsep ini akan diluncurkan pada bulan Maret 2018. Saat ini masih fokus pada pengenalan mengenai konsep yang akan dijalankan sekaligus mengajak pengusaha lainnya,” kata Fajar, Jumat (5/1) di Tangerang Selatan.

BISMA sendiri selama beberapa tahun belakangan telah banyak menyatakan dukungan pada perkembangan industry syariah khusunya di kota-kota Tangerang.

Seperti beberapa waktu lalu BISMA bersama PT Mandiri Internasional Land  mengadakan bazar syariah dan kajian islam di Mall BSD Junction Lantai 2. Kegiatan dilakukan sejak tanggal 5 Januari 2018 kemarin. Beragam bazar syariah seperti bazar pakaian, buku, sepatu, kuliner dan lainnya.

“Alhamdulillah, kemarin kami juga telah melaksanakan santunan kepada anak yatim piatu, dan pada hari ini kami mengadakan kajian pengetahuan dan aplikasi dalam kegiatan perniagaan / pasar. Hal tersebut bertujuan supaya pembeli, penjual, pengelola pusat belanja aman, amanah dan berkah, terhindar dari segala bentuk Riba,” ujar Fajar.

LEAVE A REPLY