CATATAN AKHIR 2017 (4): Viralnya Kisah Dua Tukang Becak Naik Haji

0
282
Ngadiman sedang menunggu penumpang. Setelah setengah abad menabung, ia pun bisa pergi haji bersama istrinya. Subhanallah!
Ngadiman sedang menunggu penumpang. Setelah setengah abad menabung, ia pun bisa pergi haji bersama istrinya. Subhanallah!

HAJIUMRAHNEWS – Tahun 2017 sebentar lagi habis dan berganti tahun 2018. Banyak kenangan dan peristiwa yang sempat menjadi viral sepanjang tahun ini. Salah satunya adalah kisah tentang pergi hajinya dua orang yang berprofesi sebagai tukang becak. Di catatan akhir tahun ini, sengaja hajiumrahnews (hun) menampilkan kembali kisahnya agar bisa dijadikan motivasi bagi kita bahwa tukang becak saja bisa pergi haji, apalagi kita.

Tukang becak yang satu bernama Ngadiman (63 tahun). Dia adalah warga Klaten, Jawa Tengah. Dia menarik becak sejak tahun 1967. Awalnya di Semarang selama 12 tahun lalu pindah ke Yogyakarta. Setelah itu pindah lagi ke Klaten hingga kini.

Di Klaten, ia mangkal di depan Pasar Cawas, Klaten, Jateng. Dia sangat gigih dan tanpa lelah mengumpulkan pundi-pundi keuangan untuk menghidupi kebutuhan keluarganya. Bahkan, ia sengaja menabung untuk bisa pergi haji. Subhanallah!

Setelah bertahun-tahun menabung, sekitar setengah abad, ia pun bisa pergi haji pada tahun ini. Sebuah kisah nyata yang pantas kita jadikan teladan untuk hal kegigihannya dalam bekerja dan keinginannya yang kuat untuk pergi haji. Yang menarik, Ngadiman tidak pergi sendirian. Ia juga membawa istrinya yang seorang buruh.

Satu hal lagi yang bisa kita pelajari dari sosok Ngadiman adalah persepsinya tentang dunia. “Harta di dunia tidak dibawa mati. Saat saya mendengarkan pengajian saya takut dapat panggilan Allah. Kebetulan, alhamdulillah, saya dapat panggilan Allah,” ujar lelaki bernama lengkap Ngadiman Yitno Semito ini.

Nono Siswanto, tukang becak lainnya bisa naik haji di tahun ini. Kisahnya juga sempat jadi viral seperti Ngadiman.
Nono Siswanto, tukang becak lainnya yang bisa naik haji di tahun ini. Kisahnya juga sempat jadi viral seperti Ngadiman.

Kisah lain yang penuh inspiratif juga datang dari sosok bernama Nono Siswanto yang juga berusia 63 tahun. Dia adalah warga Tasikmalaya Jawa Barat. Setiap hari ia bisa mengumpulkan uang sebesar 50 ribu. Sebagian dari uang tersebut ia sisihkan untuk ditabung. Setelah enam tahun, terkumpullah uang sebesar 14 juta yang kemudian dipergunakan untuk mendaftar haji bersama istrinya. Pada tahun ini, mereka pun berangkat haji.

Nono berpesan bahwa siapa saja yang ingin berangkat haji tidak hanya cukup dengan niat saja, melainkan harus disertai usaha yang kuat disertai doa kepada Allah swt. Subhanallah!

Demikian dua kisah yang penuh inspiratif dari dua orang tukang becak yang bisa naik haji yang sempat menjadi viral di tahun 2017. Semoga akan muncul Ngadiman dan Nono baru di tahun 2018 ini! Amien yra. (Kun)

 

LEAVE A REPLY