Bank Muamalat Bagikan Deviden 5 Persen dari Laba Bersih 2016

0
41
Direktur Utama Bank Muamalat (kiri) Achmad K. Permana bersama dengan Direktur Bisnis Ritel Bank Muamalat, Purnomo B. Soetadi (kanan) secara resmi meluncurkan Program Rezeki Haji Berkah (RHB) periode 2017-2018, kemarin (28/11) di Muamalat Tower, Jakarta (foto: BMI)
Direktur Utama Bank Muamalat (kiri) Achmad K. Permana bersama dengan Direktur Bisnis Ritel Bank Muamalat, Purnomo B. Soetadi (kanan) saat peresmian Program Rezeki Haji Berkah (RHB) periode 2017-2018, Jakarta beberapa waktu lalu. (foto: BMI)

HAJIUMRAHNEWS – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) bakal membagikan dividen yang dibayarkan secara tunai kepada seluruh pemegang saham Indonesia sebesar 5% dari laba bersih perusahaan tahun buku 2016. Pembagian dividen ini berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Muamalat yang telah digelar pada Rabu (20/9).

“Dividen akan dibagikan kepada pemegang saham Indonesia yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan per tanggal 19 Desember 2017,” kata Direktur Utama Bank Muamalat Achmad K. Permana di Jakarta dalam keterangan resminya yang diterima hajiumrahnews.com, Kamis (21/12).

Menurutnya, nilai dividen yang dibagikan adalah sebesar Rp 3,14 per saham. Jumlah yang ditetapkan tersebut telah memerhatikan kebutuhan dan aspirasi para pemegang saham Indonesia.

Permana menambahkan,  pembagian dividen tidak terlepas dari kinerja Bank Muamalat yang stabil. Dari sisi laba, pada 2016 Bank Muamalat membukukan laba bersih sebesar Rp 80,5 miliar. Jumlah ini meningkat 8,1% dari perolehan pada tahun buku 2015.

“Langkah-langkah aksi korporasi untuk  penguatan modal Bank Muamalat terus dilakukan, di antaranya melalui right issue yang prosesnya saat ini sedang berjalan,” tambah Permana.

Saat ini, kata Permana, Bank Muamalat semakin meningkatkan peran, kontribusi, sekaligus porsi pangsa pasarnya dalam industri perbankan syariah nasional. Bank Muamalat juga akan senantiasa menumbuhkan bisnis retail dan tetap menjaga portofolio bisnis korporasi di level moderat.

“Kami optimis di tahun 2018 bisnis Bank Muamalat akan semakin agresif dan tidak rentan terhadap dampak gejolak ekonomi,” harapnya. (hai)

LEAVE A REPLY