Lakukan 5 Hal ini, Allah Akan Mudahkan Anda Bisa Pergi Haji

0
726

infoperbankan-59a7a75b9f4fe424dd621ce2HAJIUMRAHNEWS– Apakah mungkin seorang tukang becak bisa naik haji? Sangat mungkin. Faktanya sudah banyak terjadi. Office boy juga? Ya. Semua orang punya kesempatan yang sama untuk bisa pergi ke tanah suci. Hanya saja, caranya memang berbeda-beda.

Bagi yang banyak duit, tentu tak sesulit orang yang biasa-biasa saja, apalagi orang miskin. Meski orang kaya pun tak menjamin bisa pergi haji karena haji juga soal hidayah dari Allah. Jika tak dapat hidayah, ia sulit berangkat meski segepok uang ada di genggaman.

Lalu bagaimana dengan Anda? Anda tak punya uang? Gak usah khawatir. Ada cara lain yang bisa dilakukan. Syaratnya satu saja: istiqamah. Ya, Anda harus istiqamah menjalankannya, tidak boleh sepotong-potong. Berikut ini 5 hal yang bisa Anda lakukan agar bisa pergi ke tanah suci:

            Pertama, perbanyak sedekah.

Teori ini sudah tak terbantahkan lagi karena memang datangnya dari Al-Quran secara langsung. Dalam Surat Al-Baqarah ayat 261 disebutkan,  “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang dia kehendaki. Dan Allah maha luas (karunia-Nya) lagi maha mengetahui.

            Ya, Allah akan melipagandakan orang yang rajin bersedekah. Balasan Allah itu bermacam-macam, bisa dalam bentuk uang, haji, umrah, karir dan sebagainya. Karena itu, jika Anda ingin pergi haji, salah satu caranya dengan rajin bersedekah berapapun jumlahnya, kecil atau banyak. Yang penting ikhlas dan istiqamah melakukannya. Insya Allah niat Anda untuk pergi ke tanah suci akan dikabulkan oleh Allah.

            Kedua, menabung untuk tidak diambil.

Ya, lakukan cara ini. Bukalah tabungan di bank atau beli celengan untuk menyimpan uang. Janjilah pada diri sendiri bahwa tabungan tersebut tidak akan diambil, hanya untuk pergi haji saja. Tidaklah mengapa Anda menabung 1000 rupiah setiap hari asalkan lancar, maka akan bisa terkumpul banyak. Cita-cita Anda untuk pergi haji pun bisa tercapai.

Mungkin Anda pernah mendengar kisah seseorang yang menabung hingga puluhan tahun untuk bisa pergi haji. Anda bisa mencobanya, tanpa harus khawatir akan kehilangan banyak waktu. Sebab, ketika orang sudah bertekad untuk menabung agar bisa haji, Allah selalu beri kemudahan. Tiba-tiba rejekinya lancar.

Selain itu, kalaupun kelak Anda tidak sempat pergi haji karena meninggal dunia (misal), Anda sudah tercatat sebagai orang yang sudah pergi haji. Sebab, Anda sudah punya niat ke sana dengan membuka tabungan tersebut.

Sekarang memang bank sudah membuka tabungaan haji atau umrah, tapi setor awalnya masih besar sekitar 500 ribu. Bagi orang dengan penghasilan pas-pasan seperti tukang becak misal,tentu agak berat. Tapi, bagi yang lain, mungkin cara ini bisa dicoba.

 Ketiga, rajin berdoa

Tidak ada cara ampuh bagi seorang muslim(ah) selain banyak berdoa kepada Allah. Jika Anda punya keinginan kuat untuk pergi haji, maka perbanyaklah berdoa kepada Allah di waktu siang dan malam. Insya Allah, Allah akan kabulkan permintaan Anda. Bukankah Allah berfirman, Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah: 186)

Telah nyata dalam janji Allah tersebut bahwa Allah akan mengabulkan segala permintaan hamba-Nya, termasuk permintaan untuk bisa pergi haji. Mintalah dengan sungguh-sungguh. Pada waktunya, permintaan itu akan dikabulkan-Nya, cepat atau lambat.

Keempat, berdzikir dan amalan keseharian.

Anda juga bisa mencoba cara yang satu ini, yaitu berdzikir dan melakukan amalan harian. Salah satunya adalah amalan shalwat yang diberikan oleh Kiayi Muid yang diterima sanadnya dari KH. Ahmad Baedlowie Syamsuri, Brabo, Grobogan yaitu, Allahumma sholli ‘alaa sayyidinaa muhammadin sholaatan tuballighunaa bihaa hajja baitikal-haroomi, waziyaarota habiibika muhammadin ‘alaihi afdholush-sholaati was-salaami fii shihhatin wa ‘aafiyatin wa buluughil-maroomi wa ‘alaa aalihi wa shohbihi wa sallim.

Shalawat ini dibaca setiap habis shalat Isya sekali saja dan dibaca 40 kali setiap malam Jumat. Masih banyak lagi amalan-amalan yang bisa mengantarkan pelakunya ke tanah suci sesuai petunjuk guru (ustadz/kiayi) yang menjadi pembimbingnya. Lakukan saja dan kerjakan dengan istiqamah!

Kelima, berjalan kaki.

Mungkin ini cara yang cukup ekstrim, tapi penuh tantangan. Ya, jika Anda bertekad ingin pergi haji, sementara antrian haji sangat panjang, Anda bisa mencoba yang satu ini, yaitu berjalan kaki. Cara ini pernah dilakukan oleh Muchammad Khamim (28), pemuda lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang. Pada tanggal 28 Agustus 2016 ia meninggalkan kampung halamannya, Wonopringo, Pekalongan, menuju tanah suci. Setelah melakukan perjalanan yang amat panjang dan melelahkan, akhirnya ia sampai di  Mekkah pada hari Kamis, 27 Juli 2017. Ia pun bisa pergi haji.

Demikian beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk bisa pergi haji! Tidak sulit bukan? Ayo segera lakukan! Jika tak bisa semuanya, mungkin salah satunya saja. Yang penting, dikerjakan dengan ikhlas dan istiqamah. (Kun)

 

LEAVE A REPLY