3 Tips Agar Uang Anda Aman Selama Ibadah Haji Yang Belum Banyak Diketahui Jamaah

0
75
Foto: ist
Foto: ist

Pernahkah Anda mendengar ada jamaah haji atau umrah yang kehilangan uang ketika berada di tanah suci? Saya yakin Anda pernah mendengarnya. Bahkan, mungkin tidak  hanya sekali, tapi berkali-kali. Kira-kira apa penyebabnya? Salah satu sebabnya, tak lepas dari ketinggalan, terjatuh, atau kecopetan.

Ketinggalan sering dialami oleh jamaah haji (umrah) yang sudah sepuh. Maklum saja, mereka sudah tak muda lagi. Penyakit orang tua, memang biasanya suka lupa –termasuk lupa saat menaruh barangnya sendiri. Biasanya, ketika mereka sedang berada di Masjidil Haram untuk shalat, berdoa atau berdzikir. Saat pulang, mereka lupa tidak membawa barang bawaannya.

Sebab kedua, biasanya karena terjatuh. Terjatuh ini bisa karena tali barang bawaannya putus seperti tas passport, bisa juga karena memang terjatuh saja. Sebab ketiga, kecopetan. Tak bisa dipungkiri, meski kota suci, pencuri tetap saja ada. Tak sedikit jamaah haji (umrah) yang kehilangan barang bawaannya karena dicuri orang –termasuk uang.

Karena itu, kepada para jamaah hendaklah lebih berhati-ketika ketika membawa uang mereka karena penyebab-penyebab di atas sewaktu-waktu bisa saja menghampiri mereka.

Namun, untuk lebih amannya, bagi para jamaah hendaklah dapat memperhatikan beberapa tips berikut ini. Saya pikir, tips-tips ini belum banyak diketahui para jamaah karena seringkali dianggap sepele atau memang tidak menjadi perhatian.

Tips pertama, bawalah uang tunai secukupnya.

Kebiasaan orang adalah selalu membawa uang yang banyak di kantong atau tas pasport haji (umrah). Mungkin mereka berpikir akan lebih aman jika uang-uang tersebut dibawa. Bisa pula, ketika mereka ingin jajan atau beli oleh-oleh tak lagi repot karena sudah membawa uang yang banyak.

Pemikiran seperti ini tidak bisa disalahkan sepenuhnya. Namun, harus dipikirkan dampak negatifnya, yaitu ketika terjadi kehilangan. Otomatis, ia akan kehilangan semua uangnya. Berbeda ketika ia membawa uang seperlunya, maka kalaupun uang itu hilang, ia masih ada cadangannya di maktab (pemondokan) atau hotel tempat ia tinggal.

Dampak negatif lainnya, jiwa konsumtifnya akan muncul seketika karena ada uang banyak di tangannya. Ketika ia belanja misalnya, karena ada uang banyak di tangan, ia akan tergoda untuk membelanjakan lebih banyak dibandingkan jika membawa uang seperlunya.

Maka tips pertama agar uang Anda aman adalah membawa uang secukupnya ke manapun Anda pergi.

Tips kedua, pakai ATM.

ATM di sini bukanlah amati, teliti dan modifikasi, tapi sejenis perangkat teknologi untuk mengambil uang. Bagi calon jamaah haji (umrah) yang hendak pergi ke tanah suci tidak ada salahnya untuk menyiapkan beberapa ATM yang ia punya –satu saja lebih baik. Sebab, ini adalah jalan yang lebih baik dibandingkan Anda membawa uang tunai yang resikonya lebih besar.

Di samping tidak merepotkan Anda ketika bepergian, resiko kehilangan dari uang Anda pun lebih sedikit. Bahkan, mungkin tidak ada –kecuali jika kartu ATM Anda terjatuh dan dicuri orang. Resikonya, orang itu bisa menggasak uang Anda (sebelum Anda memblokirnya). Selain itu, pakai ATM tentu saja jauh lebih simple dan terjamin keamanannya.

Manfaatkan mesin-mesin ATM yang ada di Mekkah dan Madinah. Karena itu, persiapkan sejak Anda masih berada di rumah. Jamaah haji (umrah) zaman now yang biasanya punya kartu ATM. Kalau jamaah haji (umrah) zaman old biasanya (masih ada) yang belum punya kartu ATM.

Tips ketiga, gunakan safety box. 

Di beberapa hotel biasanya ada safety box. Anda bisa manfaatkan tempat ini untuk menyimpan uang Anda sehingga tak perlu dibawa semuanya ketika Anda keluar atau bepergian.

Jika tak ada safety box, mau tak mau Anda harus menyimpannya di dalam koper. Tapi, Anda harus menguncinya dan jangan beritahu teman-teman Anda –meski teman Anda kemungkinannya sangat kecil untuk mencuri karena kesadarannya sendiri sedang berada di tanah suci.

Selain itu, pecah pada beberapa bagian ketika uang Anda disimpan di koper. Sehingga, kalaupun pahitnya uang Anda dicuri orang, maka tidak semuanya hilang.

Demikian beberapa tips bagaimana agar uang Anda tetap aman selama beribadah haji (umrah). Pada akhirnya, semuanya dikembalikan pada masing-masing individunya. Meski ia bawa tunai ke mana-mana, jika ia orangnya telaten, tentu uang-uang tersebut akan tetap aman. Semua tips-tips di atas hanya untuk berjaga-jaga diri saja.

Anda sedang pergi haji (umrah)? Jangan abaikan tips-tips ini! (Kun)

LEAVE A REPLY