Musim Dingin Arab Saudi Tahun Ini Cukup Bersahabat

0
111
Musim Dingin di Arab Saudi. (foto:ist)
Musim Dingin di Arab Saudi. (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS-Seorang peneliti astronomi dan anggota Uni Arab untuk Astronomi dan Ilmu Luar Angkasa (AUASS) Khalid Al-Za’aq menyatakan bahwa kondisi musim dingin di Arab Saudi tahun ini tidak akan seekstrim seperti yang banyak diberitakan.

Seperti dilansir di Arab News Senin (11/12), dalam beberapa Minggu terakhir, masyarakat cukup dihebohkan dengan ppemberitaan dan informasi di media sosial yang menyatakan bahwa musim dingin tahun ini akan menjadi yan terparah sejak 2007. Namun, ramalan mereka nampaknya bertentangan dengan pendapat para peramal cuaca yang berpengalaman.

“Pembentukan awan dan gerakan angin memberikan indikasi yang jelas bahwa musim dingin tahun ini normal,” ujar Khalid Al-Za’aq.

Khalid mengungkapkan musim dingin yang disebut orang Arab sebagai Al-Marbaniyeh ini akan berlangsung 40 hari dengan dimulai pada bulan Desember hingga Januari 2018. Pada periode tersebut suhu Arab Saudi diprediksi akan mulai turun bertahap. Khalid mengantisipasi bahwa wilayah utara dan barat laut Saudi, serta Al-Jouf dan Hail akan mengalami suhu di bawah nol.

“Ini bukan hal baru bagi wilayah-wilayah ini,” tutur Khalid.

Kondisi ini, ujar Khalid, terjadi hampir setiap tahun. Bahkan menurutnya bahwa suhu di wilayah Qassim dan bagian utara Riyadh mungkin akan mengalami suhu yang lebih rendah lagi.

Namun, Khalid menegaskan bahwa indikasi meteorologi tahun ini menunjukkan kondisi cuaca yang biasa dan menyenangkan tidak seperti musim dingin pada tahun 2008. Dimana Arab Saudi waktu itu menghada[I musim dingin yang cukup ekstrim.

“November ini, kelembaban di wilayah tengah naik menjadi 80 persen, serupa dengan tahun 1981 dan 1982. Ini mengindikasikan bahwa hujan lebat cenderung lebih sering,” pungkasnya.

Perihal laran cuaca musim dingin Arab Saudi tahun ini, Khalid meminta masyarakat mengambil sumber informasi  ramalan cuaca dari General Meteorologi dan Perlindungan Lingkungan (GAMEP) karena keakuratannya.
Dalam laporan cuaca jangka pendek, GAMEP mengumumkan pada hari Rabu bahwa massa udara dingin akan mulai mempengaruhi Tabuk, Al-Jouf, Perbatasan Utara dan Hujan mulai Kamis. Ini akan disertai angin kencang yang menciptakan kondisi berdebu dan mempengaruhi pandangan.

GAMEP memperkirakan langit di utara, timur dan tenggara daerah akan tetap mendung. Situs GAMEP juga menyatakan bahwa orang-orang di wilayah Makkah, dataran tinggi Jazan, Asir, dan Baha bisa menyaksikan badai petir. Situs tersebut menambahkan bahwa massa udara dingin juga diperkirakan akan mempengaruhi bagian tengah dan timur Saudi.

LEAVE A REPLY