NU dan Nawa Cita Indonesia Gandeng Anglo Euro Developers Percepat Pembangunan Nasional

0
474
Usai penandatanganan MoU, perwakilan NU, KH Eman Suryaman, perwakilan Nawa Cita Indonesia Suryo Atmanto dan perwakilan Anglo Euro Developers Alan Lau di Hotel Keraton Jakarta, Rabu, (29/11) saling berjabat tangan . (foto:ist)
Usai penandatanganan MoU, perwakilan NU, KH Eman Suryaman, perwakilan Nawa Cita Indonesia Suryo Atmanto dan perwakilan Anglo Euro Developers Alan Lau di Hotel Keraton Jakarta, Rabu, (29/11) saling berjabat tangan . (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS – Nahdlatul Ulama (NU), Nawa Cita Indonesia dan Anglo Euro Developers, menandatangani nota kesepahaman dalam rangka mempercepat pembangunan infrastruktur dan pembangunan sosial yang berkelanjutan melalui skema Public Private Partnerships (PPP).

Penandatanganan ketiga lembaga ini dilakukan oleh perwakilan NU, KH Eman Suryaman, perwakilan Nawa Cita Indonesia Suryo Atmanto dan perwakilan Anglo Euro Developers Alan Lau di Hotel Keraton Jakarta, Rabu, (29/11)

Sebagaimana dalam keterangan resmi yang diterima hajiumrahnews.com disebutkan bahwa target utama kerjasama ini untuk mencapai swasembada pangan dan hayati secara berkesinambungan. Caranya, dengan memanfaatkan 12,7 juta hektar lahan tidak produktif yang dibagikan pemerintah untuk pengembangan pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan unggulan guna mencapai kemandirian di bidang pangan dan hayati.

Melalui perencanaan yang benar, kata Eman Suryaman, penyampaian proposal PPP yang sesuai dan implementasi yang tepat sasaran bekerjasama dengan pondok pesatren NU yang tersebar di seluruh Indonesia. “Harapannya program ini dapat berjalan tepat sasaran mewujudkan pembangunan yang adil, makmur dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Eman.

Senada dengan Eman, Suryo Atmanto, mengatakan kerjasama ini juga akan menginisiasi proyek-proyek infrastruktur strategis dalam upaya mendukung ketahanan dan kemandirian pangan dan hayati nasional secara terintegrasi dari hulu ke hilir untuk menciptakan nilai tambah dan daya saing produk pertanian dan hayati nasional.

“Pengembangan terintegrasi ini akan banyak menggerakan banyak sektor baik energi, transportasi, perdagangan, keuangan maupun industri strategis. Pencapaian program Nawa Cita melalui sinergi peran serta masyarakat dan BUMN ini diharapkan akan semakin cepat dan nyata,” ujarnya.

Sehingga, kata Suryo, BUMN hadir bukan sekedar ada eksistensinya tetapi lebih lagi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Masyarakat yang sejahtera akan menciptakan kestabilan dalam segala hal kehidupan berbangsa dan bernegara menuju cita-cita Nawa Cita yang berkesinambungan,” katanya. (hai)

LEAVE A REPLY