Yuk Saksikan Kecantikan Aurora Borealis Bersama IITCF Iceland Educational Trip

0
90
Penampakan Aurora Borealis diReykjavik-Islandia. (foto:ist)
Penampakan Aurora Borealis diReykjavik-Islandia. (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS-Bagi para traveller, menyaksikan fenomena alam yang langka seperti Aurora Borealis tentu menjadi salah satu hal yang sangat diidamkan. Setiap tahunnya jutaan traveller dari seluruh dunia rela menempuh jarak ribuan kilometer hanya untuk berburu dan menjadi saksi akan cantiknya aurora yang hanya bisa disaksikan di 5 negara yaitu Norwegia, Kanada, Alaska, Finlandia dan Islandia.

Aurora yang dalam bahasa latin berarti Matahari Terbit, merupakan pancaran cahaya yang terjadi pada lapisan ionosfer akibat adanya medan magnetik di suatu planet yang biasanya timbul saat fajar. Aurora biasa terjadi di langit daerah kutub utara (Arktik) yang dinamakan Aurora borealis dan  di langit daerah kutub selatan yang disebut Aurora Australis.

Aurora secara ilmiah muncul kerika medan magnet bumi bertabrakan dengan udara yang mengalir dari matahari. Gesekan itu menyebabkan perpindahan energi yang menghasilkan belahan bumi utara bersinar, tepatnya di sekitar kutub. Aurora memiliki kombinasi warna kuning, pink, merah, biru, ungu, hijau. Salah satu negara untuk melihat aurora, adalah Islandia.

Bagi para traveller khusunya muslim traveller tanah air, tak perlu khawatir karena Indonesia Islamic Travel Communication Forum (IITCF) akan membuka Muslim Educational Trip ke salah satu spot strategis tempat menyaksikan keindahan aurora borealis yaitu di kota Reykjavik, Islandia pada 21-28 Januari 2018 mendatang.

Chairman IITCF Priyadi Abadi mengatakan Iceland Educational Trip merupakan satu dari sekian banyak program Muslim Educational Trip dari IITCF untuk memberikan pelatihan bagi para pemilik usaha travel muslim, tour leader muslim dan tour planer tentang bagaimana menjadi seorang pelaku pariswisata muslim yang mampu memenuhi kebutuhan muslim traveller saat berada di Negara non-muslim.

“Jadi, ini berbeda dengan tour biasa dari travel-travel konvensional. Dalam trip kita, meski menjelajahi Negara non-muslim seperti Islandia, kita akan coba edukasi para peserta bagaimana berburu makanan halal di Islandia atau bagaimana menyediakan kebutuhan shalat lima waktu disana,” kata Priyadi.

“Selain itu, kita juga selipkan nilai-nilai Islami dalam Edu Trip kita. Seperti misalnya Kultum saat sudah shalat jamaah subuh, berdoa bersama dalam perjalanan, melanjutkan program tebar sejuta perangkat alat shalat di dunia, sharing seputar dunia Islam dll. Jadi ini akan menjadi sebuah wisata di Negara non-muslim yang penuh dengan nuansa Islami,” lanjutnya.

Sejauh ini, selain Islandia, IITCF telah meyelenggarakan puluhan Muslim Educational Trip ke berbagai Negara dan daerah di tanah air seperti Negara-negara di Eropa Timur, Turki, Thailand, Taiwan, Garut, Belitung dan yang terbaru Korea Selatan.

Muslim Educational Trip sendiri merupakan salah satu program IITCF yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM pariwisata Muslim tanah air. Harapannya, dengan Muslim educational Trip ke Mancanegara dan Nusantara ini IITCF mampu berkontribusi dalam menggaungkan segmen pariwisata muslim tanah air. (Jab)

LEAVE A REPLY