Berburu Makanan Halal di Pusat Kota Seoul

0
69
Menu makanan halal di potala restaurant. (foto:hun)
Menu makanan halal di potala restaurant. (foto:hun)

HAJIUMRAHNEWS-Ketersediaan makanan halal yang aman dikonsumsi bagi umat muslim di Negara Non Muslim seringkali menjadi kendala bagi para muslim traveller.

Sebut saja misalnya di kota Seoul di Korea Selatan. Kota Seoul merupakan jantung dari Negeri Korea Selatan yang menjadi magnet para pelancong dari seluruh dunia termasuk para pelacong muslim dari kawasan Timur Tengah dan Asia Tenggara seperti Indonesia dan Malaysia.

Tatyana Aditha Lee-seorang Tour Guide lokal yang rombongan Korea Muslim Educational Trip (KOMET) yang digelar Indonesia Islamic Travel Cmunication Forum (IITCF)  pada 11-16 November 2017- mengatakan bahwa tak banyak restaurant halal yang bisa di temui di Seoul.

” Makannya kalau dulu kalau kita bawa rombongan muslim  Indonesia itu sampai harus bolak balik ke resto halal di Itaewon untuk menyantap makan siang dan makan malam,”  kata Adith kepada wartawan hajiumrahnews di Seoul-Korea Selatan (13/11).

Namun, kata Adith, tak perlu khawatir. Karena saat ini beberapa restaurant sudah mulai masuk kategori ramah wisatawan muslim.

Adith pun mengajak rombongan IITCF KOMET untuk mencicipi hidangan khas ala Tibet-India yang sangat nyaman di lidah warga Indonesia di Potala Restaurant.

Peserta KOMET IITCF saat memasuki restoran Potala di Seoul. (foto:ist)Menu yang disajikan kepada 29 rombongan IITCF KOMET adalah Chicken Tika, hidangan ayam goreng dengan balutan bumbu khas tibet. Chicken Tika disajikan dengan roti samosa, Alo Gobi, Nasi Korea dan berbagai sayuran termasuk Kimchi.

Yang menjadikan hidangan ini sangat menonjol adalah Alo Gobi, Kari India dengan kentang dan bunga kol yang kaya akan rempah-rempah layaknya makanan Timur Tengah.

Pemilik Restaurant, Lee Keun Hye mengungkapkan bahwa Ia mulai menyediakan makanan halal sejak tahun 2013 karena melihat market wisatawan muslim yang berkunjung ke Seoul sangat potensial.”Mulai meningkatnya wisata muslim di tahun 2011, kami akhirnya mulai menggarap restoran yang muslim friendly, ditambah lagi di Seoul sendiri gak banyak restoran halal,” kata dia.

Manajemen Restoran Potala. (foto:hun)
Manajemen Restoran Potala. (foto:hun)

“Dan karena menu halal khas Korea itu bisa ditemukan di sekitar Itaewon, atau daerah lainnya saya akhirnya memutuskan untuk menyajikan makanan halal bergaya Tibet yang cocok bagi orang-orang muslim dari Timur Tengah, Indonesia dan Malaysia,” lanjutnya.

Potala Restaurant sendiri terletak di sepanjang Cheonggye dan merupakan satu-satunya restoran Tibet yang ada Seoul.  Disamping menyajikan menu halal, resto ini pun menyediakan mushala kecil tempat beribadah bagi para pelancong muslim yang singgah.

Selain merasakan lezatnya masakan halal ala Tibet, rombongan KOMET juga diajak untuk menikmati makanan Ginseng Chicken Soup  (Sup Ayam Ginseng) yang sangat maknyus dan kaya akan khasiat di Soojooboon Ginseng Chicken Soup restaurant yang terletak di Seoul, Gangnam-gu, Cheongdam-dong.

Sup ayam ginseng ini disediakan dalam mangkok yang didalamnya sudah terdapat ayam yang di rebus, sup, ginseng dan nasi yang ada didalam ayam. Sup ini disajikan dengan menu pelengkap seperti kimchi dan mie.

Rombongan KOMET Menikmati hidangan Sup Ayam Gingseng. (foto:hun)Rombongan KOMET pun merasa beruntung bisa mencicipi makanan sup halal yang  lezat tersebut di tengah dinginnya Kota Seoul dipenghujung musim gugur dengan suhu yang mencapai 4 drajat celcius.

LEAVE A REPLY