Arab Saudi Siap Bangun Kota Modern Berjuluk NEOM

0
677

HAJIUMRAHNEWS-Sejalan dengan Visi Saudi 2030, Pangeran Muhammad bin Salman bin Abdul Aziz Al Saud, Putra Mahkota, Wakil Perdana Menteri, Menteri Pertahanan dan Kepala Dana Investasi Publik Arab Saudi meresmikan “Proyek NEOM” pada hari Selasa, 24 Oktober 2017. NEOM merupakan akronim dari NEO yang berasal dari bahasa Latin berarti “Baru” dan M = Mustaqbal yang berasal dari bahasa Arab yang berarti Masa Depan. NEOM akan dibangun di Barat Laut Arab Saudi, berbatasan dengan Yordania dan Mesir di wilayah seluas 26.500 km2.

Proyek senilai 500 Juta Dolar AS ini, terletak di wilayah yang strategis, Penghubung antara 3 Benua Asia-Eropa-Afrika, dimana 10% perdagangan dunia melewati Laut Merah, dan 70% penduduk dunia dapat mencapai kota ini dengan maksimal 8 jam penerbangan. Kota NEOM yang menjadi Wilayah Khusus ini akan menggunakan regulasi investasi kelas dunia.

Pesisir pantai sepanjang 460 km, gurun pasir yang luas dan gunung setinggi 2500 meter juga berada di wilayah ini. NEOM memiliki cuaca dan iklim yang sedang atau lebih dingin 10 derajat Celcius dari rata-rata suhu udara di wilayah negara-negara Teluk. Energi utama kota NEOM berasal dari tenaga Surya dan tenaga Angin.

Kunci Pembangunan NEOM terdiri 9 sektor yaitu masa depan energi dan air, masa depan mobilitas, masa depan bioteknologi, masa depan teknologi dan Ilmu digital, masa depan manufaktur tinggi, masa depan media dan produksi media, masa depan hiburan dan masa depan kehidupan. Penduduk NEOM diharapkan menjadi penduduk dengan produk domestik bruto tertinggi di dunia.

Dr. Klaus-Christian Kleinfeld, Mantan Presiden dan CEO Siemens, didaulat sebagai CEO NEOM. Salah satu transportasi yang akan digunakan di kota NEOM adalah Drone, atau Pesawat tanpa Pilot. Fase pertama pembangunan kota ini akan selesai pada tahun 2025.

LEAVE A REPLY