JalanHalal.com Gandeng Bank Muamalat Gelar Workshop Keuangan Travel Haji dan Umrah

0
140
Sekretaris Direktorat Jendral Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag), Muhajirin Yanis, CEO Zahir Internasional Muhamad Ismail, Plt Direktur Utama Bank Muamalat, Purnomo B Soetadi beserta jajarannya dan CFO JalanHalal.com Rimawan Yasin. (foto:ist)
Sekretaris Direktorat Jendral Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag), Muhajirin Yanis, CEO Zahir Internasional Muhamad Ismail, Plt Direktur Utama Bank Muamalat, Purnomo B Soetadi beserta jajarannya dan CFO JalanHalal.com Rimawan Yasin berfoto bersama usai acara pembukaan Workshop keuangan travel haji dan umrah di Muamalat Tower, Jakarta, Rabu (25/10). (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS–Untuk menambahkan rasa kepercayaan kepada pelanggan setia dan mengingat pentingnya pencatatan keuangan, JalanHalal.com bersama Bank Muamalat bekerjasama dengan Zahir Online menggelar workshop bertajuk Membedah Tuntas Mudahnya Membuat Serta Menyajikan Laporan Keuangan Bisnis Travel & Umrah”

Acara rutin yang bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas travel ini dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jendral Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag), Muhajirin Yanis, CEO Zahir Internasional Muhamad Ismail, Plt Direktur Utama Bank Muamalat, Purnomo B Soetadi dan CFO JalanHalal.com Rimawan Yasin.

Dalam sambutan, CFO JalanHalal.com, Rimawan Yasin menyampaikan bahwasa JalanHalal.com terus berusaha memfasilitasi para wisatawan Indonesia dan internasional dalam berwisata secara halal baik inbound maupun outbound. Pihaknya bekerjasama dengan travel agent yang resmi terdaftar, dan para mitra travel agent ini menyediakan paket perjalanan wisata yang Muslim friendly berbasis modern dengan digital approach.

“Kendala utama para wisatawan Muslim adalah tidak disediakannya waktu dan tempat untuk melaksanakan sholat, tempat makan yang menjamin halal, dan tujuan wisata yang kurang bahkan tidak muslim friendly,” katanya dalam pembukaan workshop yang digelar di Muamalat Tower, Jakarta, pada Rabu (25/10).

CEO Zahir, Muhamad Ismail, mengatakan bahwa kita tidak bisa menutup mata kalau teknologi terus berkembang. Karena itu, Zahir Internasional dengan produk andalan dalam jaringan yang dapat dipantau secara real-time kepada pelaku usaha hadir menjawab permasalahan tentang pencatatan keuangan. Dimana Zahir ingin membuat impact yang besar bagi masyarakat dengan berbasis teknologi tidak terbatas di industri travel, namun di segala bidang industri termasuk institusi keuangan.

“Menilik salah satu kasus baru-baru ini tentang travel umrah yang tidak dapat memberangkatkan jamaahnya yang sudah bayar, pencatatan keuangan yang buruk akan mempunyai impact yang luar biasa bagi perusahaan yang tidak melaksanakan pencatatan yang baik, transparan, dan accountable,” tegasnya.

Sementara Plt Direktur Utama Bank Muamalat Purnomo B. Soetadi dalam sambutannya mengatakan kedepan, Bank Muamalat membuka diri dengan apapun kegiatan yang mendukung pelaksanaan haji dan umrah. Saat ini Bank Muamalat Indonesia bekerjasama dengan ISABC (Indonesia – Saudi Arabia Council) untuk peningkatan layanan Bank Muamalat Indonesia di tanah suci.

Kerjasama ISABC ini, lanjut Purnomo, merupakan perjanjian tindak lanjut kerjasama dan bagian dari kesepakatan oleh Pemerintah Arab Saudi langsung dari Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud dengan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), dengan tujuan kerjasama lintas sektor tidak terbatas perseorangan namun juga dengan pemerintahan.

Di kesempatan yang sama Sesdirjen PHU, Muhajirin Yanis menyampaikan pemerintah dengan senang hati akan terus membantu, mengawasi, meninjau dan memfasilitasi Penyelenggara Ibadah Haji dan Khusus (PIHK) dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

“Workshop yang dilakukan secara berkolaborasi antara Bank Muamalat, Zahir, Al-Amin, dan JalanHalal.com ini adalah sebuah kesempatan yang baik untuk para PIHK dan PPIU untuk dapat belajar dan memahami pentingnya pencatatan keuangan yang baik, benar, dan transparan,” ujar Muhajirin.

Muhajirin menambahkan, setiap PPIU yang ingin memperpanjang izin usahanya, akan diperiksa buku keuangannya bisa memanfaatkan momen ini untuk belajar sehingga lebih siap saat diperiksa pemerintah. “Saya berharap kedepannya JalanHalal.com, Bank Muamalat, dan Zahir dapat terintegrasi dengan sesama agar sistem keuangan setiap PPIU dapat diperiksa oleh pemerintah”, katanya.

Sebelumnya, kata Muhajirin, Kemenag telah meluncurkan Badan Penyelenggara Produk Halal, sebagaimana yang diamanatkan dalam UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Sehingga apa yang ingin dicapai oleh JalanHalal.com berjalan selaras dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah, menjaminkan produk halal.

“Untuk itu saya secara pribadi berterima kasih kepada JalanHalal.com karena kita harus membooming-kan Halal sebagai umat Islam”, pungkasnya. (hai)

LEAVE A REPLY